2. Ada berapa jenis Koperasi?

--rangkulteman

Jenis – jenis koperasi berdasarkan jenis usahanya

  1. Koperasi Produksi

    Koperasi produksi merupakan sebuah koperasi yang bertujuan untuk membantu usaha para anggotanya atau melakukan suatu usaha secara bersama-sama. Terdapat berbagai macam bentuk koperasi produksi, seperti koperasi produksi untuk para petani, peternak sapi, pengrajin, dan sejenisnya. Pada koperasi ini, pembantuan usaha para anggotanya biasanya bertujuan untuk membantu kesulitan-kesulitan anggotanya dalam menjalani usaha.

  2. Koperasi Konsumsi

    Sebuah koperasi yang menjual berbagai barang kebutuhan pokok untuk para anggotanya biasa disebut sebagai koperasi konsumsi. Harga barang-barang dari koperasi jenis ini umumnya lebih murah dari harga di pasaran. Sebagai contoh koperasi menjual beras, telur, gula, tepung, kopi, dan lain sebagainya.

  3. Koperasi Simpan Pinjam

    Koperasi simpan pinjam (KSP) biasanya juga dikenal sebagai koperasi kredit. Seperti yang kita tahu, sesuai dengan namanya, koperasi ini menyediakan pinjaman uang. Tidak hanya itu, koperasi jenis ini juga menjadi tempat untuk menyimpan uang. Uang pinjaman diperoleh dari dana yang dikumpulkan secara bersama-sama oleh para anggotanya. Apabila dilihat secara sekilas tampak bahwa cara kerja koperasi simpan pinjam sama seperti bank pada umumnya. Namun sebenarnya terdapat beberapa perbedaan antara KSP dengan bank konvensional.

  4. Koperasi Serba Usaha

    Jenis koperasi berdasarkan jenis usaha yang terakhir ialah Koperasi Serba Usaha (KSU). KSU adalah jenis koperasi yang di dalamnya terdapat berbagai macam bentuk usaha. Bentuk usaha yang dilakukan bisa berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.

Jenis – jenis Koperasi berdasarkan tingkatannya

  1. Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.
  2. Koperasi Sekunder Adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :
  3. koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer
  4. gabungan koperasi adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat
  5. induk koperasi adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi

Jenis – jenis Koperasi berdasarkan luasan daerah kerjanya

  1. Koperasi Nasional
  2. Koperasi Provinsi
  3. Koperasi Kotamadya / Kabupaten
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
021 50928823
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]