Tabungan Pendidikan Anak: Tips Persiapan dan Rekomendasinya

Tabungan pendidikan anak adalah simpanan bank yang didedikasikan untuk penyiapan dana pendidikan anak, mulai dari TK, SD, hingga perguruan tinggi. Banyak orang tua yang mulai menyiapkan tabungan untuk pendidikan anaknya, karena bukan hanya biaya sekolah yang harus dikeluarkan anak saat mereka bersekolah.

Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan inflasi pendidikan bisa mencapai 3,81% dan biaya pendidikan akan naik rata-rata 10-15% per tahun. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mempersiapkan tabungan pendidikannya sedini mungkin.

Pentingnya memiliki Tabungan Pendidikan anak

Tips Persiapan Tabungan Pendidikan AnakSangat penting untuk mengandalkan tabungan pendidikan anak sebagai solusi untuk memberikan mereka kualitas terbaik tanpa mengkhawatirkan situasi keuangan. Berinvestasi dalam logam mulia dan reksa dana berbeda. Tabungan Pendidikan Anak menyediakan layanan debit otomatis, jadi kamu harus menabung setiap bulan.

Nasabah memutuskan jumlah yang akan dipotong secara otomatis dan kapan harus mengurangi jumlah tersebut. Setelah ditentukan, deposit akan terus berjalan sampai masa jatuh tempo. Bahkan, nasabah tidak akan bisa menarik tabungannya jika jangka waktunya belum habis.

Jika kamu bersikeras menarik tabungan kamu, kamu akan dikenakan denda pembayaran. Hampir semua bank menawarkan suku bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa sehingga memudahkan kamu untuk menabung guna mempersiapkan dana dimasa depan untuk Pendidikan anak

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih tabungan Pendidikan anak

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih produk tabungan anak. Kamu bisa simak informasinya yang tertulis dibawah ini

1. Bunga tabungan yang ditawarkan

kamu perlu memperhatikan seberapa besar bunga yang ditawarkan bank. Tujuan pembukaan rekening tabungan pendidikan anak adalah untuk mengumpulkan dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masa depan anak. Jika bunga yang diberikan kecil, tujuan menabung tidak akan tercapai secara optimal. Biaya pendidikan juga meningkat setiap tahun.

Tapi jangan tertipu, ya, kamu mungkin memutuskan hal lain yang tidak terlalu penting bagi kamu: aturan suku bunga. Ada suku bunga mengambang. Artinya, bank dapat mengubah suku bunga sewaktu-waktu. Namun, ada juga biaya tetap. Pastikan suku bunga yang ditawarkan sesuai dengan batas maksimal suku bunga yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal ini karena LPS tidak menjamin tabungan jika suku bunga melebihi batas.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Suku Bunga?

2. Sistem penarikan dana

Saat kamu membuka rekening, bank yang terkait dengan kamu akan mengadakan kontrak yang mencakup ketentuan untuk menyetorkan jumlah yang sama secara teratur dalam jangka waktu tertentu. Bagaimana jika saya ingin menarik uang sebelum kontrak saya berakhir? Setiap bank memiliki solusi dan kondisi tersendiri untuk masalah ini. Beberapa mungkin tidak diizinkan untuk diambil dalam waktu yang ditentukan. Namun, selama nasabah harus membayar denda, tidak sedikit nasabah yang bisa menerima uangnya kapan saja.

3. Jumlah yang harus dibayarkan setiap bulannya

Tetapkan tujuan tabungan untuk pendidikan anak kamu. Selanjutnya, tentukan jumlah setoran bulanan. Jika uang jaminan terlalu rendah, ada risiko bahwa biaya pendidikan tidak akan cukup. Jika simpanan kamu terlalu tinggi, dapat merugikan anggaran rumah tangga kamu. Tidak hanya wajib membayar iuran tabungan untuk menyekolahkan anak-anak, namun memungkinkan juga untuk meminjam dan menggunakan kartu kredit.

4. Fasilitas perlindungan asuransi seperti asuransi jiwa

Asuransi atau proteksi jiwa menjadi penting jika salah satu pihak meninggal dunia karena tabungan pendidikan. Jika itu terjadi, pertanggungan asuransi jiwa akan membuat dana tabungan tetap aman. Orang-orang yang diasuransikan, yaitu anak-anak dan keluarga yang ditinggalkan, dapat terus bersekolah dengan tenang di masa depan. Selanjutnya, kamu perlu mencatat siapa yang membayar premi asuransi jiwa.

Beberapa bank menawarkan tarif premium gratis. Artinya, premi akan dibayar oleh bank. Namun, ada juga ketentuan bahwa nasabah membayar premi asuransi. Juga, berapa banyak pertanggungan yang ditanggung oleh asuransi jiwa? Banyak bank membatasi cakupan maksimum. Jika jumlah yang ditabung untuk pendidikan lebih besar dari pertanggungan maksimal, asuransi tidak akan menggantikan segalanya.

Strategi menabung untuk Pendidikan anak

Pendidikan anak merupakan salah satu kebutuhan yang paling mahal dan paling penting. Biaya pendidikan naik setiap tahun karena efek inflasi. Itu membuat kamu lebih bersedia membayar di muka untuk pendidikan anak kamu. Ada beberapa strategi penghematan yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak kamu. Strategi ini meliputi:

1. Tabungan Konvensional

Orang-orang dengan gaya hidup tradisional biasanya memilih tabungan tradisional untuk menutupi biaya pendidikan anak-anak mereka. Tabungan tradisional lebih baik karena selalu tersedia untuk kebutuhan mendesak. Sayangnya, tingkat tabungan tradisional sangat kecil sehingga tidak dapat mengimbangi inflasi.

Baca Juga: Apa Pengertian Inflasi

2. Tabungan Pendidikan

Hampir semua bank menawarkan produk tabungan pendidikan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jika bank yang bersangkutan bangkrut, tabungan pendidikan aman dan nasabah dapat menariknya. Tabungan pendidikan pada dasarnya adalah tabungan berjangka dan memerlukan setoran bulanan secara teratur setidaknya selama dua tahun.

Baca Juga: Mengenal Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Tugasnya

3. Asuransi Pendidikan

Produk asuransi pendidikan merupakan gabungan dari tabungan pendidikan dan asuransi jiwa berjangka. Perusahaan asuransi membayar pendidikan ketika seorang anak menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu (SD, SMP, SMA, perguruan tinggi). Jika orang tua meninggal, perusahaan asuransi akan menanggung biaya pendidikan anak sesuai dengan polis asuransi.

4. Deposito

Berbeda dengan tabungan tradisional, suku bunga deposito biasanya tinggi, bahkan bisa mencapai 6% per tahun. Namun, ada jangka waktu tertentu, dan kamu tidak dapat menarik deposit secara sukarela. kamu harus hati-hati memperkirakan durasi deposit kamu sehingga kamu tidak dikenakan denda selama pembayaran.

5. Investasi Reksadana

Jika kamu memilih untuk berinvestasi dalam trust investasi, uang yang kamu setorkan akan dikelola oleh manajer investasi di pasar modal. Pengembalian lebih kecil dari saham, tetapi investasi dalam perwalian masih relatif rendah. Manfaat dari jenis investasi ini dapat mengimbangi inflasi, sehingga biaya pendidikan anak dapat meningkat dari waktu ke waktu.

6. Investasi Emas

Jika kamu tidak ingin berinvestasi dalam sistem yang rumit, cobalah berinvestasi dalam emas. Masih digandrungi oleh kebanyakan orang karena harga emas yang cenderung naik setiap tahunnya. kamu dapat memilih untuk berinvestasi emas dalam bentuk perhiasan atau logam mulia tergantung pada situasi keuangan dan kebutuhan kamu.

Tips Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

Menabung untuk pendidikan anak merupakan tugas penting yang harus dipersiapkan  dengan harapan  tidak mengalami kendala saat ini dengan mahalnya biaya pendidikan. Pendidikan anak kamu saat ini menjadi salah satu biaya yang perlu kamu pertimbangkan saat ini. Mendapatkan pendidikan yang baik untuk anak kamu tidak murah sama sekali.

Waktu terbaik untuk mendiskusikan biaya pendidikan anak kamu adalah ketika anak kamu telah lahir. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari masalah penghematan biaya pendidikan di sekolah karena dikenakan pajak atas SPP dan biaya masuk seperti SMU dan SPP. Sebenarnya sulit untuk mengamankan uang untuk menghemat pendidikan anak kamu. Namun berikut beberapa tips yang dapat membantu  mempersiapkan tabungan untuk anak-anaknya.

1. Mengatur Budget per bulan

Cara pertama yang digunakan untuk mencapai tujuan mempersiapkan pendidikan anak adalah dengan menerapkan Living on a Budget. Langkah pertama yang bisa dilakukan  adalah menyisihkan sebagian uangnya untuk cicilan pinjaman, kemudian  bisa menyisihkan sebagian pendapatannya untuk investasi dan tabungan.

Kemudian gunakan dana terakhir untuk konsumsi. Idealnya cicilan pinjaman seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Kredit Kendaraan Bermotor memiliki persentase sekitar 30% dari pendapatan, kemudian untuk kebutuhan investasi dan perlindungan dapat menyisihkan 10% dari pendapatan dan 50% dari pendapatan  dapat digunakan untuk kebutuhan konsumen.

2. Libatkan Anak Dalam Membuat Komitmen

Komitmen adalah masalah yang paling sering dihadapi ketika mulai menabung untuk pendidikan anak. Nah, untuk menjaga komitmen dan semangat tersebut,  merekomendasikan untuk melibatkan anak-anak dalam hal ini. Ajari si kecil bahwa untuk memahami pentingnya komitmen, itu erat kaitannya dengan masa depan si kecil, dan mungkin biaya kuliahnya. Nah, si kecil juga bisa diajak untuk terus saling mengingatkan bahwa mereka harus memiliki komitmen yang sama untuk menabung dengan orang tuanya.

3. Menyisihkan Penghasilan Bukan Menyisakan

Dalam hal menabung, prinsip dasar yang harus dipatuhi  adalah menyisihkan dana yang akan digunakan untuk keperluan tabungan pendidikan anak dari pendapatan bulanan. Untuk lebih jelasnya  harus memotong langsung pendapatan  saat menerima gaji setiap bulannya agar tujuan tabungan  dapat tercapai. Nah untuk besaran  bisa sesuaikan penghasilan kamu dan juga kebutuhan

4. Mencari Penghasilan Tambahan

Dalam perhitungannya, semakin tinggi pendapatan, semakin besar persentase pendapatan yang ditabung. Saat mencari penghasilan tambahan, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Tidak perlu melakukan pekerjaan yang bisa menguras waktu dan tenaga,  bisa berjualan jajanan di kantor sebagai salah satu penghasilan tambahan . Jika  tidak sempat menyiapkan makanan untuk dijual,  dapat membeli makanan kemasan dengan harga grosir dan menjualnya kembali dengan harga eceran.

5. Membuka Tabungan Berjangka Untuk Tabungan Pendidikan Anak

Pada dasarnya tabungan berjangka adalah tabungan yang menentukan jangka waktu dan akumulasi uang yang disimpan dan diambil merupakan pilihan bebas nasabah.  Nasabah dapat memilih jangka waktu tabungan mulai dari enam bulan sampai dengan 20 tahun dengan besaran simpanan dan bunga tabungan yang ditentukan oleh  atas kesepakatan bersama dengan pihak terkait dalam penggunaan tabungan untuk pendidikan anak.

Sekarang, dengan tabungan dari jangka waktu ini,  maka setoran bulanan yang akan secara otomatis ditransfer ke rekening tabungan pendidikan. Uang yang disimpan dalam tabungan berjangka dapat ditarik sebelum jatuh tempo, namun hal ini akan menyebabkan  membayar denda sesuai ketentuan bank masing-masing. Dari segi suku bunga, tabungan berjangka memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi, sehingga bisa lebih menguntungkan daripada menabung di tabungan biasa.

6. Disiplin

Disiplin merupakan salah satu kunci yang menentukan keberhasilan  dalam menabung untuk pendidikan anak. Bagaimanapun kamu menabung tanpa disiplin, tentunya tujuan menabung kamu tidak akan tercapai. Agar disiplin menabung tetap terjaga,  harus membuat tekad dan memperkuat niat untuk menabung agar pendidikan anak-anaknya terjamin di masa depan.

Cara Menghitung dan Mempersiapkan Dana Pendidikan

Pembiayaan pendidikan anak harus disiapkan sedini mungkin. Jangan menunggu sampai tahun ajaran baru dimulai. Perencanaan dana pendidikan yang cermat akan menguntungkan kamu dan buah hati loh.Anak-anak akan senang karena mereka akan mendapatkan fasilitas terbaik untuk pendidikan. Belum tahu cara menyiapkan dana pendidikan anak? Simak gambaran tentang cara menghitung dan menyiapkan dana PAUD yang bisa kamu dan pasangan ciptakan, mengikuti saran dari Budi Raharjo, financial planner oneShildt Financial Planning.

1. Riset Sekolah

Saat ini, sekolah memiliki banyak pilihan. Sekolah negeri atau swasta? Sekolah favorit atau Internasional? Sekolah biasa atau sekolah asrama? Pilihan ini jelas mempengaruhi biaya pembayaran. Oleh karena itu, ketika melakukan survei, kamu juga harus memeriksa biaya masuk untuk masing-masing sekolah. Dengan cara ini kamu dapat menyesuaikan keinginan kamu dengan anggaran dan kemampuan keuangan keluarga kamu.

2. Hitung Dana Pendidikan Saat Ini

Apakah kamu sudah memiliki daftar biaya kuliah impian untuk buah hati? Jika demikian, saatnya untuk menghitung! Pertama, bagilah perhitungan menurut tingkat pendidikan TK, SD, SMP, SMA, Universitas, dll. Hal ini penting karena perbedaan tingkat pendidikan, waktu dan jenis tabungan.

3. Hitung Dana Pendidikan Masa Depan

Perlu kamu ketahui bahwa biaya pendidikan terus meningkat setiap tahunnya? Oleh karena itu, sangat penting untuk menghitung biaya sekolah di masa depan sesuai dengan kapan anak kamu mulai sekolah. Ini dapat dihitung dengan menggunakan kalkulator keuangan online yang tersedia secara luas. Detail yang perlu kamu siapkan dan hitung: Nilai biaya atau uang saat ini (Present Value/PV) Nilai biaya atau uang masa depan (Future Value/FV) Inflasi (Interest Rate p.a.) Periode (jumlah bulan periode menabung) Kontribusi tiap bulan (Periodic Payment/PMT)

Contoh perhitungan 1

Keluarga Pak Joni sedang menanti kelahiran anak pertama mereka. Setelah memiliki biaya persalinan, mereka berniat menyiapkan dana pendidikan SD untuk sang bayi. Riset menunjukkan uang pangkal SD swasta favorit di Jakarta mencapai Rp30 juta. Dengan tingkat inflasi 11% per tahun, berapa dana yang harus disiapkan keluarga Pak Joni? Maka perhitungannya menjadi PV: Rp30 juta Inflasi: 11% Periode: 6 tahun x 12 bulan = 72 bulan FV: Rp56 juta Maka dana yang harus disiapkan keluarga Pak Joni untuk anaknya yang nanti memasuki Pendidikan SD adalah sebesar Rp 56 juta

Contoh perhitungan 2

Pak Adi dan Ibu berencana mengumpulkan uang untuk kuliah S1 anaknya yang berusia 2 tahun, Alfi. Setelah riset, biaya kuliah saat ini Rp125 juta. Berapakah biaya kuliah Alfi saat usianya 17 tahun nanti? Maka perhitungannya menjadi PV: Rp125 juta Inflasi: 11% Periode: 17 tahun – 2 tahun = 15 tahun x 12 bulan = 180 bulan FV: 598 juta Maka dana yang harus disiapkan keluarga Pak Adi dan keluarga untuk membiayai kuliah Alfi saat usianya 17 tahun adalah sebesar Rp 598 juta Di sisi lain, untuk dana pendidikan yang membutuhkan waktu 10 tahun atau lebih, pengeluaran bulanan dapat ditekan, sehingga merupakan investasi yang tepat. Semakin lama tersedia, semakin besar kemungkinan untuk mencapai investasi dan semakin mudah untuk “menggunakan modal”. Jadi jangan buang waktu lagi dan mulai persiapkan dana untuk pendidikan si kecil segera.

Daftar Tabungan Pendidikan

Dalam memutuskan untuk membuat tabungan Pendidikan anak, ada baiknya kamu simak info berikut ini tentang tabungan Pendidikan dibawah ini

  • Tabungan Berjangka Bank Mandiri

Tabungan berjangka Bank Mandiri menawarkan setoran awal yang sangat terjangkau mulai dari Rp100.000 dengan jangka waktu tabungan 1 hingga 20 tahun. Poin plusnya adalah kamu dapat mengubah setoran bulanan reguler kamu tergantung pada kapasitas kamu. Misalnya deposit untuk bulan pertama adalah 200 rak dan dapat diubah menjadi 400 rak per bulan di bulan ketiga.

Kebijakan ini memberi kamu lebih banyak keleluasaan dalam menyiapkan dana untuk pendidikan. Asuransi tabungan berjangka diberikan secara cuma-cuma tanpa pemeriksaan kesehatan dan dijamin dengan setoran maksimum Rp 5 juta per bulan. Misalnya, jika nasabah memiliki setoran bulanan sebesar Rp5,1 juta, ia hanya akan mendapatkan perlindungan hingga Rp5 juta dan sisanya sebesar Rp100.000 menjadi kewajiban nasabah.

  • Tahapan Berjangka BCA

Bank populer ini juga menawarkan layanan tabungan reguler dengan jangka waktu tabungan 1 hingga 20 tahun. Setoran bulanan mulai dari Rp 500.000 per bulan Manfaat lainnya adalah tabungan ini juga dilengkapi dengan perlindungan asuransi jiwa hingga 1,5 miliar per nasabah.

  • Tabungan Pendidikan CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga menawarkan suku bunga yang cukup tinggi, mencapai 4,85%. Setoran bulanan pertama mulai dari Rp 100.000 untuk jangka waktu hingga 10 tahun. kamu juga dapat memantau saldo dan fluktuasi rekening kamu melalui layanan CIMB Clicks, Go Mobile dan Phone Banking. Selain itu, tabungan pendidikan ini juga dilindungi asuransi dari PT Sun Life Financial Indonesia, dengan target tabungan maksimal Rp 160 juta.

  • BNI Tabungan Perencanaan Masa Depan (BNI Tapenas)

BNI Tapenas adalah rekening tabungan yang dapat digunakan orang tua untuk membantu perencanaan keuangan. Mulai dari liburan hingga pendidikan anak-anak kamu. Tabungan ini sebenarnya sudah dilengkapi dengan asuransi premium yang juga disebut gratis. kamu dapat menentukan jumlah yang ingin kamu setorkan secara rutin setiap bulannya mulai dari Rp 100.000 hingga 5 juta. Deposit ini dilakukan dengan menarik uang dari akun afiliasi kamu pada tanggal 5 setiap bulan. Jika kamu ingin menambah rekening tabungan kamu selain setoran biasa, kamu bisa menyetor langsung ke rekening kamu. Dana tambahan ini dapat ditarik setiap saat dan jumlah penarikan maksimum adalah 30% atau kurang dari dana tambahan yang ada.

Simpanan berjangka termasuk yang direkomendasikan, seringkali menjadi pilihan sebagai simpanan yang tujuannya nanti dipergunakan untuk pendidikan anak. Rangkul Teman sebagai Koperasi sudah berbadan hukum dari kementerian koperasi sejak tahun 2017 memberikan bunga yang cukup tinggi untuk jenis produk simpanan ini, 10% pertahun lho. Keuntungan yang akan didapatkan bisa digunakan untuk apa saja termasuk untuk pendidikan anak.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Di Indonesia, badan usaha ada bermacam-macam jenisnya. Salah satunya yang masih bertahan adalah koperasi. Mohammad […]

News

Pada jaman sekarang semakin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan deposito. Namun tahukah kalian apa […]

News

Dalam dunia bisnis, terjadinya persaingan adalah salah satu hal yang semakin ketat dan meningkat secara […]

News

Menjadi warga Negara yang baik berarti selalu menuruti peraturan-peraturan yang ada pada Negara tempat dimana […]

News

Warga Indonesia yang memenuhi syarat wajib pajak memiliki kewajiban untuk lapor pajak. Dalam Ketentuan Umum […]

News

Dalam bekerja terdapat surat perjanjian kerja yang harus ditandatangani oleh karyawan saat proses penerimaan. Untuk […]