Passive Income: Pengertian, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

Bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pastinya menjadi hal yang umum untuk dilakukan. Namun apakah kalian pernah berpikir hanya dengan duduk dirumah dengan pekerjaan mudah kamu bisa mendapatkan penghasilan lebih. Jika kamu bertanya tanya, itu berarti Kamu belum mengenal apa itu passive income.

Untuk itu artikel ini akan membahas hal terkait pasif income mulai dari pengertian, jenis, hingga bagaimana cara untuk mendapatkan passive income tanpa harus bekerja dua kali lebih keras. Simak artikel ini hingga akhir untuk informasi lebih lanjut.

Memahami apa itu Passive Income

Pengertian Passive income

passive income adalah salah satu jenis penghasilan yang diperoleh seseorang tanpa dia harus aktif dalam sebuah usaha yang menghasilkan penghasilan tersebut. Dengan kata lain dengan aktivitas yang minim kamu akan tetap mendapat penghasilan pasif.

Kebanyakan penerima passive income masih memiliki pekerjaan utama untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah lainnya. Dan dengan passive income artinya kita akan tetap mendapatkan penghasilan tambahan dari kegiatan yang tidak memakan banyak waktu.

Bahkan beberapa orang yang mengenal passive income menjadikan kegiatan dalam mendapatkannya sebagai sampingan. Namun nyatanya mendapat passive income tidaklah semudah yang dibayangkan, tetap butuh usaha yang keras di awal.

Hal ini menimbulkan banyak opini, bahwa passive income menjadi solusi untuk dapat mengumpulkan dana masa tua. Karena semakin umur bertambah, tingkat produktivitas pasti akan menurun yang disebabkan perubahan hormon dan faktor usia lainnya, namun dengan mendapatkan passive income setidaknya hari tua kamu akan sedikit terjamin.

Jenis Passive Income

Jika passive income artinya mendapatkan hasil dari usaha yang minim, pastinya kamu harus memahami tentang jenis-jenis dari pendapatan ini. Hal ini akan membantu kamu mendapatkan penghasilan tambahan sesuai dengan passion dan kondisi yang kamu punya.

Berikut ada beberapa jenis passive income yang harus kamu pahami:

1. Residual Income

Jenis pertama yaitu penghasilan yang kamu dapatkan walaupun pekerjaan yang ditangguhkan kepada kamu sudah kamu selesaikan sebelumnya. Bisa diambil kesimpulan bahwa passive income jenis ini kamu dapatkan dari jerih payah kamu sebelumnya.

Ada banyak sekali contoh riil dari jenis pendapatan satu ini seperti halnya seorang agen asuransi yang mendapatkan bonus saat nasabahnya melakukan pembaruan polis, royalti sebuah karya seperti buku, desain, maupun hak cipta.

2. Active Leveraged Income

Untuk jenis kedua yaitu jenis pendapatan yang kamu hasilkan dari keaktifan orang lain. Tentunya kamu tidak serta merta mendapatkan hasil dari keaktifan orang tersebut, namun ada andil besar dimana orang tersebut menjadi anggota atau pekerja yang kamu bawahi.

Contoh konkrit jenisnya seperti kegiatan bisnis MLM dimana kita akan mendapatkan komisi saat downline kita aktif menjalankan kegiatan usaha tersebut. Semakin aktif anggota yang dipimpin maka akan semakin banyak kita mendapatkan penghasilan.

3. Bisnis yang Sudah Berjalan Otomatis

Jenis ketiga yaitu jenis yang bisa jadi memiliki tingkat keberhasilan yang bisa diraih dalam jangka waktu yang cukup lama. Karena pada dasarnya kamu tidak tahu apakah bisnis ini bisa berjalan secara otomatis atau tidak.

Apalagi untuk membangun bisnis seperti ini pastinya kamu membutuhkan dana yang cukup besar di awal berbisnis. Namun jika bisnis ini sudah dapat berjalan tanpa sangkut paut kamu maka income passive bisa kamu rasakan tiap bulannya.

4. Properti/ Hunian

Kegiatan dalam urusan properti pastinya mendapatkan hasil yang berkepanjangan, apalagi jika kamu memanfaatkan semaksimal mungkin. Misal dengan menyewakan sebuah hunian, kamu bisa mendapatkan penghasilan selama periode yang telah disepakati.

Untuk dapat merasakan penghasilan dari jenis ini, kamu harus merogoh kocek cukup dalam karena seperti yang kamu tahu membuat sebuah hunian pasti memakan biaya yang cukup besar.

5. Paper Asset

Ada juga jenis yang berupa selembar surat berharga seperti halnya kepemilikan saham dimana kamu akan mendapatkan penghasilan dari keuntungan nilai saham yang naik saat kamu jual kembali, pembagian dividen yang telah disepakati maupun pembagian komisi.

Apa lagi di zaman serba digital ini. Melakukan transaksi pembelian saham tidaklah sulit, bahkan tidak perlu modal yang besar. Kini sudah banyak penyedia layanan yang memudahkan kita dalam jual beli saham atau reksadana.

Baca Juga:
Apa Itu Saham: Definisi, Jenis, dan Cara Membelinya
Apa Itu Reksadana: Definisi, Jenis dan Cara Membelinya
Dividen: Pengertian, Jenis, Cara kerja dan Tipsnya

Cara Mendapatkan Passive income

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan penghasilan lebih di zaman sekarang. Bahkan beberapa penghasilan tambahan ini dapat mendatangkan pundi rupiah yang lebih besar dari pekerjaan utama kamu.

Seperti beberapa cara mendapatkan passive income yang akan dibahas di bawah ini:

1. Online Shop

Perkembangan teknologi selalu menghadirkan kemudahan bagi para penggunanya, salah satu contoh perkembangan teknologi tersebut yaitu online shop. Dengan teknologi ini pengguna tidak perlu pergi ke pasar atau ke sebuah toko untuk mendapatkan barang yang ingin dibelinya.

Peluang ini dapat kamu manfaatkan untuk mendapatkan penghasilan pasif. Karena pada dasarnya online shop memudahkan penggunanya dalam membuka toko tanpa harus memiliki toko fisik.

2. Membuat Blog

Blogging menjadi kegiatan umum bagi kaum milenial jaman sekarang. Kemudahan dalam mencari informasi bisa dengan mudah teratasi dengan mencari blog yang tepat. Dalam dunia blogging ada periklanan yang dikenal yaitu adsense yang memungkinkan penggunanya mendapat pendapatan pasif dari blog yang dia buat.

Selain itu blog juga dapat mendukung sistem afiliasi yang akan meningkatkan peluang mendapatkan pendapatan yang besar. Oleh karena itu kaum milenial banyak yang menuangkan segala unek-unek di blog miliknya, bahkan profesional blogger dapat menghasilkan pendapatan jutaan rupiah dalam tiap periodenya.

Baca Juga: Mengenal Adsense

3. Menjual Produk Digital

Produk digital menjadi ide cemerlang untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Pasalnya dari satu produk digital yang kamu buat, kamu dapat mendapat penghasilan berkali-kali karena produk ini bisa dijual lebih dari satu kali.

Dengan begitu hanya dengan membuat karya digital sekali saja kamu bisa terus mendapat penghasilan dari penjualan produk tersebut. Produknya juga beragam seperti gambar, desain, foto, font, dan yang baru-baru ini sedang booming adalah produk NFT.

Baca Juga:
Mengenal apa itu Produk Digital
Mengenal apa itu NFT

4. Menjadi Content Creator

Beragam platform telah memudahkan para content creator untuk menyalurkan hobi, bakat sekaligus mendapatkan pemasukan. Banyak platform seperti youtube, tiktok, instagram, dan beragam platform lainnya yang belakangan ini bermunculan mampu menjadi ladang penghasilan content creator.

Dari content yang dibuat para creator bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah melalui sistem pembayaran dari platform tersebut berupa adsense, maupun pay per klik/ pay per view. Bahkan content creator ternama berkesempatan untuk menjadi Brand Ambassador dari berbagai produk.

5. Program Afiliasi

Belakangan ini marak kamu dengarkan mengenai program afiliasi yang dapat menghasilkan pemasukan lebih hanya dengan menyebarkan link saja. Memang benar program ini memungkinkan para penggunanya mendapatkan penghasilan melalui hasil pembelian yang dilakukan orang lain melalui link yang terdaftar dalam program afiliasi.

Para creator juga memanfaatkan kebolehannya dalam membuat konten untuk menyisipkan link afiliasinya. Dengan treatment tersebut para peserta program afiliasi berpeluang mendapatkan konversi yang lebih besar.

Baca Juga: Mengenal Afiliasi

6. Investasi Saham dan Reksadana

Untuk melakukan investasi pada pasar saham maupun reksadana kamu harus mempelajari arus saham dan mampu membaca setiap situasi yang terjadi. Kamu harus cermat dalam menilai saham mana yang berpeluang menghasilkan profit.

Namun dengan banyaknya aplikasi investasi akan memudahkan kamu dalam menentukan saham mana yang memiliki peluang besar. Namun kamu harus tetap belajar menganalisa sendiri untuk mendapatkan hasil yang lebih besar dan menentukan langkah kedepannya.

Baca Juga:
Cara Menabung Saham yang Menguntungkan untuk Pemula
Cara Investasi Reksadana dengan Modal Kecil
Aplikasi Saham untuk Investor Pemula dan Profesional, Pilih yang Terbaik

7. Investasi Properti

Jenis investasi lainnya yang dapat berpeluang menghasilkan yaitu investasi di dalam sebuah properti. Seperti yang kamu ketahui harga tanah atau tempat tinggal makin lama makin tinggi. Hal ini yang memungkinkan kamu berpeluang mendapatkan pendapatan lain dalam investasi properti.

Selain kamu berinvestasi pada sebuah real estate kamu juga dapat melakukan pembelian pada properti yang strategis. Kamu bisa menyewakan lokasi tersebut untuk mendapatkan pemasukan lainnya.

Baca Juga: Tips Investasi Properti Untuk Pemula

8. Ikut Simpanan di Rangkul Teman

Bergabung dengan layanan simpanan di Rangkul Teman, juga menjadi salah satu cara agar kamu mendapatkan passive income. Keuntungannya dari jasa simpanannya bisa mencapai 10% dalam setahun lho. Dan sudah berizin dari kementrian koperasi. Bisa langsung daftar disini.

Siap Mencari Passive Income Sekarang Juga?

Untuk meningkatkan peluang mendapatkan pemasukan tambahan demi menopang hari tua kamu, ada baiknya kamu sudah mulai mengumpulkan pundi-pundi pemasukan yang bisa kamu jadikan pegangan bagi hari tua kamu.

Dengan mendapatkan penghasilan lebih kamu bisa tetap berpenghasilan tanpa harus melakukan aktivitas yang melelahkan. Kamu bisa memilih beberapa cara mendapatkan passive income sesuai minat dan kemampuan yang kamu miliki.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
021 50928823
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]