Pasar Modal: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya

Saat ini tren investasi memang mulai naik. Mulai banyak orang yang mencoba untuk menabung ataupun menyimpan uangnya pada aset seperti emas ataupun saham. Satu hal yang mulai banyak orang lakukan juga adalah tren berinvestasi pada pasar modal atau bursa efek. Bagaimana sebenarnya berinvestasi di pasar modal ini? Dan seperti apa keuntungannya?

Pengertian Pasar Modal

Mengenal Pasar Modal dan Manfaatnya
Selayaknya pasar pada umumnya yang merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Begitu juga dengan pasar modal, bisa dijelaskan jika ini adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli juga. Dalam hal ini, pembeli atau pihak yang memiliki uang disebut investor. Sementara penjual, atau pihak yang mendapatkan uang disebut dengan emiten.

Selain dua kelompok tadi, di bursa efek juga ada kelompok lain yang perannya adalah penunjang untuk pihak investor dan juga emiten. Kelompok tersebut adalah:

  • Penjamin Emisi. Biasa disebut juga dengan underwriter. Tugasnya adalah menjamin sebuah aset bisa terjual pada rentang waktu tertentu dengan harga tertentu juga
  • Agen penjualan. Tugasnya adalah menjual aset dari perusahaan yang baru akan Go Public. Namun agen penjualan ini tidak terikat dengan emiten yang bersangkutan
  • Broker atau pialang tugasnya adalah menjadi penghubung antara pihak penjual dan pembeli.

Baca Juga: Mengenal apa itu Pialang

Sejarah Pasar Modal

Pasar modal sendiri sudah muncul bahkan sebelum Indonesia merdeka. Tepatnya pada tahun 1912, pemerintah Hindia Belanda membangun bursa efek untuk kepentingan mereka. Namun perkembangan dan pertumbuhannya tidak sesuai dengan harapan.

Sebenarnya, transaksi efek sendiri telah terjadi sejak tahun 1880. Hal ini terkonfirmasi lewat buku Effectengids terbitan Vereniging voor den Effectenhandel. Namun pada tahun itu, semua transaksi terjadi tanpa organisasi resmi dan pencatatannya pun tidak lengkap. Untuk membuat pencatatan tersebut menjadi lebih rapi, maka pada tahun 1878 terbentuklah perusahaan perdagangan dan sekuritas yaitu Dunlop & Koff.

Baru pada tanggal 14 Desember 1912 bursa efek pertama di Hindia Belanda resmi dibuka. Pada proses awal berdiriya, bursa efek ini menggunakan tabungan orang  Eropa dan Belanda sebagai sumber dana.

Seiring berjalannya waktu, pemerintah Indonesia juga mengaktifkan kembali pasar modal. Tepatnya pada tahun 1977, Bursa Efek Jakarta diresmikan oleh Presiden Soeharto. Bursa efek ini berjalan dibawah BAPEPAM.

Fungsi Pasar Modal

Pada perkembangannya, pasar modal tidak hanya berperan untuk perdagangan aset. Ada banyak fungsi lain yang berjalan di sana. Beberapa fungsi tersebut antara lain:

1. Tempat Menambah Modal Usaha

Salah satu fungsi dari pasar modal adalah menambah atau mendapatkan modal usaha. Bagi perusahaan, salah satu cara mereka mendapatkan tambahan modal adalah dengan menjual saham mereka ke publik di bursa efek ini. selain melepas saham, perusahaan juga bisa melepas obligasi di bursa efek ini.

2. Peningkatan Produksi

Berkaitan dengan modal yang bertambah, ketika modal perusahaan bertambah maka hal tersebut bisa membuat kondisi keuangan perusahaan menjadi sehat. Modal inilah yang nantinya bisa menjadi salah satu cara untuk menambah dan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi dari perusahaan tersebut.

3. Menciptakan Lapangan Kerja

Keberadaan pasar modal juga menciptakan banyak lapangan kerja baru. Tidak hanya investor, namun pada perdagangan di bursa efek juga bisa melibatkan banyak orang, seperti manajer investasi, broker, penasihat investasi, dan lainnya.

4. Sumber Pendapatan Negara

Semua transaksi yang ada di bursa efek merupakan salah satu objek pajak. Artinya semua hal tersebut juga akan dikenakan pajak. Semakin banyak transaksi maka akan semakin banyak juga pajak yang masuk. Dan itu artinya akan menambah penghasilan negara.

5. Indikator Perekonomian Negara

Aktivitas yang terjadi di pasar modal juga bisa menjadi salah satu indikator dari kondisi perekonomian dari sebuah negara. Semakin tinggi tingkat transaksinya, maka hal tersebut menandakan jika kondisi ekonomi di negara tersebut sedang baik.

Baca Juga: Aset adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Manfaat Pasar Modal

Selain tempat untuk mendapatkan modal bagi perusahaan, bursa efek ini juga memiliki banyak manfaat lain. Tidak hanya untuk perusahaan atau emiten, namun manfaat ini juga akan terasa bagi negara dan juga masyarakat umum. beberapa manfaat tersebut antara lain:

1. Untuk Perusahaan

Manfaat pasar modal yang paling terasa adalah untuk perusahaan atau emiten. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

  • Tempat mengumpulkan dana segar dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat
  • Meningkatkan solvabilitas dan citra perusahaan
  • Mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap bank

Baca Juga: Apa yang dimaksud dengan solvabilitas

2. Bagi Negara

Selain untuk perusahaan, manfaat dari pasar modal juga akan terasa oleh negara. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

  • Meningkatkan pendapatan negara
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  • Menciptakan banyak lapangan kerja

3. Bagi Masyarakat

Selain untuk negara dan perusahaan, pasar modal juga bermanfaat untuk masyarakat umum. beberapa manfaat tersebut seperti:

  • Tempat untuk berinvestasi
  • Mendapat keuntungan dari berinvestasi, baik karena nilai aset yang naik ataupun karena pembagian dividen.

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

Instrumen Investasi Pasar Modal

Lalu apa saja produk yang bisa kita temukan di pasar modal? Ada banyak hal yang berkaitan dengan aset dan investasi yang bisa kamu temukan di bursa efek ini. Setiap instrumen ini juga memiliki keunggulan dan karakteristik masing-masing. Beberapa contoh instrumen investasi adalah:

1. Saham

Ini merupakan salah satu instrumen pasar modal yang mungkin paling kamu kenal. Saham adalah bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Nantinya ketika kamu memiliki saham di sebuah perusahaan maka kamu berhak untuk mendapatkan dividen atau pembagian laba.

Di bursa efek sendiri saham merupakan instrumen yang paling sering diperjual belikan. Terutama saat ini, ketika proses jual beli saham menjadi sangat mudah. Saham juga termasuk instrumen investasi yang menawarkan keuntungan cukup tinggi.

Baca Juga: Cara Menabung Saham yang Menguntungkan untuk Pemula

2. Reksadana

Instrumen investasi lainnya yang juga cukup populer adalah reksadana. Instrumen ini dinilai lebih simple dan mudah untuk dimengerti oleh banyak orang. Reksadana sendiri merupakan kumpulan dana dari para investor yang nantinya akan dikelola manajer investasi dan dipecah menjadi beberapa instrumen lain seperti pasar uang, saham, obligasi, dan lainnya.

Baca Juga: Cara Investasi Reksadana dengan Modal Kecil

3. Obligasi

Instrumen investasi lainnya yang juga ada pada pasar modal adalah surat utang atau obligasi. Surat ini adalah bukti kepemilikan, yang mana orang yang memilikinya akan mendapatkan hak untuk memperoleh pelunasan utang dan juga bunga pada jangka waktu tertentu.

Baca Juga: Investasi Obligasi: Pengertian, Keuntungan dan Mekanisme

4. ETF

ETF merupakan singkatan dari Exchange Traded Fund. Ini merupakan instrumen investasi yang mirip reksadana namun proses kerjanya mirip dengan jual beli saham. Artinya, ETF ini merupakan kumpulan dana dari investor yang bisa diperjual belikan di bursa efek.

Baca Juga: Memahami lebih dalam Apa itu ETF

Itulah beberapa hal tentang pasar modal yang perlu kamu ketahui. Terutama untuk kamu yang mulai tertarik dengan investasi pada saham atau reksadana maka paham akan mekanisme bursa efek merupakan sebuah keharusan.

Transaksi di pasar modal juga sangat aman untuk kamu lakukan. Ada banyak pengawas yang bisa memantau sehingga potensi terjadinya kecurangan akan kecil. Selain itu, bursa efek juga merupakan tempat untuk kamu lebih memahami tentang investasi.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Di Indonesia, badan usaha ada bermacam-macam jenisnya. Salah satunya yang masih bertahan adalah koperasi. Mohammad […]

News

Pada jaman sekarang semakin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan deposito. Namun tahukah kalian apa […]

News

Dalam dunia bisnis, terjadinya persaingan adalah salah satu hal yang semakin ketat dan meningkat secara […]

News

Menjadi warga Negara yang baik berarti selalu menuruti peraturan-peraturan yang ada pada Negara tempat dimana […]

News

Warga Indonesia yang memenuhi syarat wajib pajak memiliki kewajiban untuk lapor pajak. Dalam Ketentuan Umum […]

News

Dalam bekerja terdapat surat perjanjian kerja yang harus ditandatangani oleh karyawan saat proses penerimaan. Untuk […]