Tugas Manajer Beserta Perannya dalam Sebuah Perusahaan

Manajer merupakan orang yang mengemban tanggung jawab untuk memimpin sebuah divisi perusahaan dalam rangka mencapai target perusahaan. Tugas manajer sendiri mempunyai empat fungsi spesifik yaitu merencanakan, memimpin, mengorganisasikan, serta mengendalikan.

Setidaknya terdapat tiga tingkat manajemen dalam suatu divisi perusahaan, yaitu Manajer Tingkat Pertama, Menengah, dan Puncak. Bidang-bidang manajemen juga mencakup banyak aspek seperti sumber daya manusia, operasional, manajer, dan masih banyak lagi.

Tugas Manajer dan Perannya

Tugas Manajer dalam Sebuah Perusahaan

Selamat datang di dunia manajemen! Tentunya lembaga perusahaan membutuhkan seorang manajer yang bukan sembarang manajer, tetapi seseorang dengan kemampuan terbaik dan mumpuni. Berikut ini peran manajer sesuai fungsi dalam sebuah perusahaan:

1. Melakukan Sebuah Perencanaan (Planning)

Sebuah perusahaan akan maju dan berkembang tentunya membutuhkan sebuah perencanaan yang matang. Planning mempunyai cakupan yang sangat luas mencakup kebijakan, budget, program, serta tujuan perusahaan.

Dengan tugas planning ini, diharapkan seorang manajer dapat memperhitungkan segala kemungkinan-kemungkinan yang ada dan terjadi.

Tak hanya itu, planning juga bertujuan untuk mencari potensi dan melihat dengan pandangan yang maju ke depan. Penjabaran kegiatan serta urutan prioritas agar tercapainya target perusahaan juga merupakan fungsi dari planning dalam sebuah manajemen.

Baca Juga: Memahami Manajemen Risiko, Tujuan dan Manfaatnya dalam Bisnis

2. Mengorganisasi Setiap Divisi Pekerjaan (Organizing)

Seorang manajer dituntut tidak hanya menjadi pemimpin saja, namun harus mampu mengorganisir segala aktivitas yang ada di dalam sebuah divisi manajemen. Artinya, seorang pemimpin harus bisa memastikan bahwa seluruh aspek manajemen bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan standar prosedur perusahaan.

Organizing menjadi tugas manajer yang mencakup terciptanya struktur yang terorganisasi sehingga hubungan dalam setiap divisi manajemen dapat bersinergi. Organizing juga memiliki fungsi pembagian list kerja kepada setiap unit divisi dan harus sesuai dengan fungsi divisi tersebut.

3. Melakukan Pengarahan terhadap Alur Pekerjaan (Actuating)

Tugas kepemimpinan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja secara maksimal. Selain itu, pengarahan dari seorang manajer juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan sehat.

Pengarahan ini juga memiliki arti bahwa seorang kepala manajemen mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa langkah-langkah kerja pada seluruh bagian divisi berjalan sesuai planning. Dalam setiap divisi manajemen tentu perlu ada sebuah arahan sebagai petunjuk kerja guna mencapai target perusahaan.

Baca Juga: Leadership adalah: Pengertian, Manfaat dan Cara Meningkatkannya

4. Melakukan Pengawasan (Controlling)

Hampir serupa dengan tugas pengarahan, tugas pengawasan ini yaitu mengendalikan jalannya pekerjaan divisi agar sesuai dengan target. Seorang manajer harus mempunyai ketegasan yang tinggi dalam ketugasannya.

Controlling mencakup pengendalian hasil kerja setiap staf divisi dan melakukan pengecekan rutin agar hasil pekerjaan benar dan tepat. Seorang manajer akan mengawasi setiap pelaksanaan tugas apakah hasilnya sesuai perencanaan atau butuh perbaikan.

5. Menentukan Standar Perusahaan

Tugas kepala manajerial selanjutnya yaitu menentukan standar perusahaan serta kualitas kerja kepada setiap karyawan. Selain kualitas kerja, bisa juga untuk menentukan standar produk perusahaan sebagai pedoman kerja dan bahan acuan terhadap departemen produksi.

Kepala manajemen juga harus melakukan pengawasan dan pengecekan quality control agar sesuai dengan kriteria perusahaan.

6. Membangun Kepercayaan Kepada Setiap Karyawan

Sebagai seorang pemimpin yang memimpin banyak orang, seorang manajer harus tahu cara membangun kepercayaan sebuah tim. Salah satu kuncinya yakni dengan komunikasi. Komunikasi merupakan kendali utama dalam suatu hubungan kerja

Seorang manajer harus mampu memecahkan semua asumsi serta penghalang antara setiap karyawan dengan membangun sebuah komunikasi yang kuat. Komunikasi yang kuat akan menumbuhkan rasa kepercayaan antar karyawan dan memperkuat departemen tertentu agar bisa bekerja dengan baik.

7. Menganalisa Evaluasi Kinerja Perusahaan (Evaluation)

Tugas manajer berdasarkan fungsi manajemen yang terakhir yaitu evaluation, artinya mengevaluasi semua pekerjaan berdasarkan perencanaan dan standar yang telah menjadi ketentuan.

Evaluasi dapat dilakukan melalui berbagai macam metode analisis. Metode yang paling umum untuk melakukan evaluasi kerja menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).

Hasil analisis ini akan menunjukan seluruh performa perusahaan dan cara menentukan evaluasi terbaiknya.

Analisis tersebut mencakup (Strengths) atau kekuatan dari sistem kerja perusahaan, serta (Weakness) yang menjuru pada kelemahan sistem. Selain itu, (Opportunities) peluang dari sistem perusahaan tersebut dan (Threats) ancaman apa yang dapat berisiko terhadap sistem kerja perusahaan.

Baca Juga: Memahami Analisis SWOT

Peran Manajer dalam Perusahaan

Setelah membahas apa saja yang menjadi tugas pokok dari kepala manajemen, Berikut ini peranan seorang kepala manajer dalam sebuah perusahaan:

1. Peran Interpersonal

Peranan ini mencakup sebagai seorang sosok figurehead. Sosok tersebut harus memiliki rasa tanggung jawab secara sosial, legal, seremonial, dan juga berperan sebagai simbol perusahaan.

Contoh tanggung jawab seremonial tersebut seperti menghadiri sebuah peresmian, menandatangani dokumen yang legal, dan menjadi tuan rumah dalam acara resepsi perusahaan.

Manajer juga berperan menjadi seorang pemimpin yang bertugas sebagai pimpinan dalam sebuah tim, divisi, maupun organisasi. Termasuk melakukan seleksi, melatih, dan mengelola kinerja serta memberi motivasi kepada karyawannya.

Selain itu, manajer juga sebagai seorang penghubung. Seorang penghubung di sini harus bisa membangun dan menjaga komunikasi dengan kolega perusahaan. Contohnya menghadiri pertemuan dengan perwakilan dari divisi lain.

2. Peran Informasional

Peran manajer juga untuk mencari informasi yang berhubungan dengan perencanaan kerja perusahaan. Selain itu, tugas manajer ini yaitu melakukan pemantauan tim dari segi produktivitas dan kinerja karyawan.

Peran yang lainnya adalah sebagai penyebaran informasi, yakni melakukan penyebaran dan komunikasi terkait informasi yang kepada seluruh struktur departemen. Contohnya dengan mengirim memo atau laporan kepada bawahannya terhadap sebuah informasi dan keputusan.

Selain itu, seorang kepala manajemen berperan sebagai pembicara yang meneruskan informasi atau keputusan tentang divisi dan tujuan divisinya ke pihak luar.

3. Peran Mengambil Keputusan

Peran manajer sebagai pengambil keputusan terdiri dari:

  • Sebagai seorang wirausahawan. Seorang kepala manajemen harus dapat membuat perubahan serta mengendalikannya untuk kemajuan perusahaan. Manajer juga dituntut untuk merancang masa depan perusahaan, perbaikan, dan upaya peningkatan kualitas serta produktivitas.
  • Pemecah masalah. Bertanggung jawab menyelesaikan semua permasalahan dan konflik dalam sebuah perusahaan. Baik itu permasalahan internal maupun eksternal perusahaan.
  • Manajer juga harus mahir bernegosiasi dan mengambil andil dalam proses negosiasi terhadap pihak luar untuk kemajuan bisnis perusahaan.

4. Peran Pengalokasi Sumber Daya

Fungsi peran manajer ini yaitu sebagai penentu sumber daya yang dibutuhkan perusahaan untuk tercapainya tujuan perusahaan. Sumber daya tersebut mencakup dana keuangan, sumber daya manusia (SDM),  dan sumber daya lainnya.

Dalam menentukan kualitas sumber daya, tentunya seorang kepala bagian harus melakukan kerjasama perundingan dengan departemen terkait. Koordinasi ini bertujuan sebagai penentu kuantitas dan kualitas sumber daya yang menjadi standar perusahaan.

Seorang kepala manajemen tidak boleh salah untuk menentukan standar sumber daya bagi perusahaan. Analisa secara cermat untuk menentukan standar sumber daya perlu dia lakukan agar tidak terjadi kesalahan pengoptimalan sumber daya baik itu manusia maupun sumber daya lainnya.

Baca Juga: Manajemen SDM: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya Dalam Perusahaan

Sekarang, Sudah Paham dengan Tugas Seorang Manajer?

Pada intinya tugas manajer yaitu mengatur keseimbangan terhadap sebuah manajemen. Jika kamu ingin menjadi seorang manajer, kamu perlu mengasah kemampuan perencanaan, negosiasi, melatih jiwa kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Saat menjalankan bisnis, kamu tentu ingin mencapai kesuksesan. Oleh karena itu pastikan kamu menganalisis proses […]

News

Salah satu sektor yang mengalami banyak kemajuan pada zaman yang serba digital seperti saat ini […]

News

Surat kuasa salah satu hal yang menjadi kebutuhan penting bagi pihak tertentu yang tidak bisa […]

News

Inovatif dan inovasi merupakan dua hal yang selalu berkaitan satu dengan lainnya. Pengertian dari inovatif […]

News

Banyak cara untuk belajar menjadi investor yang andal. Mulai dari baca-baca buku, menonton berita, bahkan […]

News

Istilah pemasaran atau marketing tentu saja tidak asing lagi untuk kamu. Pemasaran merupakan aktivitas untuk […]