Investasi Waran, Keuntungan dan Risikonya

Perkembangan teknologi memang mempengaruhi perkembangan bisnis di beberapa perusahaan saat ini.

Sudah banyak perusahaan yang melakukan penerbitan saham dan pembeliannya bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi.

Contohnya waran, investasi waran merupakan investasi yang proses awalnya melalui penawaran umum perdana atau sering disingkat sebagai IPO.

Namun, sebelum mengambil investasi ini, kamu perlu mengenal terlebih dahulu tentang apa itu investasi waran serta apa saja keuntungan dan resikonya.

Tips investasi waran

Apa Itu Investasi Waran?

Investasi waran adalah salah satu instrumen pasar modal yang termasuk sebagai hak para pembeli ataupun pemegang saham, mereka diizinkan dalam membeli saham dengan harga eksekusi. Harga eksekusi adalah harga yang ditetapkan para emiten pemilik waran dan nominalnya tergantung kebijakan perusahaan.

Penentuan harga eksekusi waran ini diambil berdasarkan dari prediksi perusahaan. Prediksi ini dihitung dari analisis kepentingan masa depan sehingga hasil keuntungan dari transaksi waran ini akan diperoleh para pembeli atau investor saham dari hak penebusan dimana harganya relatif lebih murah.

Waran ini juga merupakan sebuah produk turunan yang perusahaan beri sebagai turunan pasar modal untuk pemegang sahamnya dengan tujuan dapat menarik investor tersebut ke dalam IPO atau Right Issue perusahaan tersebut.

Baca Juga:
Rekomendasi Investasi Terbaik
Pasar Modal: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya
Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses

Cara Membeli Waran

Cara membelinya juga cukup mudah. Kamu hanya perlu menjadi seorang nasabah pada sebuah bank yang memiliki sistem sekuritas. Jika perusahaan yang kamu pilih tersebut sudah memiliki sistem sekuritas yang dapat kamu percaya, kamu tinggal mencari investasi saham ini pada aplikasi saham yang mereka miliki.

Ketikkan kode khusus yang ada pada kolom pencari dari aplikasi saham yang kamu pilih. Kode khusus waran yakni huruf –W yang ada pada bagian belakang nama saham tersebut. Misalnya, Jika kamu sedang mencari waran dari PT Andalan Sakti, kamu tinggal mencari kode ASPI-W. Hal ini juga berlaku dengan saham-saham yang lain.

Waran ini tidak dapat kamu perjual belikan dengan bebas. Aktivitas jual beli yang melibatkan waran haruslah pada waktu-waktu tertentu. Caranya dengan membeli saham sesuai dengan jumlah waran yang kamu miliki dari hasil perkalian antara harga yang perusahaan tetapkan sebagai harga waran tersebut.

Contoh kasus dari hasil pembelian waran misalnya jika kamu membeli sebuah waran dari perusahaan tertentu seharga Rp500 per lembar sedangkan harga eksekusinya sebesar Rp3.000. Dan ketika tiba waktu eksekusi, harga saham tersebut sudah meningkat. Maka, kamu sudah mendapat keuntungan. Belum lagi jika kamu menjualnya kepada pasar sekunder.

Baca Juga: Cara Menabung Saham yang Menguntungkan untuk Pemula

Keuntungan Investasi Waran

Ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapat dalam berinvestasi waran. Keuntungan dari waran sebagai berikut:

1. Dapat Membeli Saham Baru Dengan Harga Murah

Saham baru yang perusahaan terbitkan pada pasar sekunder pastinya akan mulai dari harga yang lebih mahal. Namun jika kamu memiliki waran, kamu mempunyai hak untuk membeli saham baru tersebut dengan harga yang lebih murah dengan melakukan penebusan waran yang sudah kamu miliki tersebut.

2. Dapat Kamu Perdagangkan Kembali

Seperti yang terbilang sebelumnya, waran ini dapat kamu jual atau perdagangkan kembali ke pasar sekunder. Hal ini karena saham indukmu sudah tercatat pada bursa saham, maka dapat berarti bahwa kamu sedang berkesempatan untuk mendapatkan keuntungan ke dalam transaksi saham tersebut.

Resiko Memiliki Waran

Namun dari semua keuntungan waran tersebut, resiko yang kamu tanggung pastinya selalu ada. Sebagai salah satu jenis dari investasi, maka kamu juga akan mendapatkan resiko yang akan terus mengikutimu. Nah, ada beberapa resiko dari saham waran ini, yaitu :

1. Harga Saham Milikmu Lebih Turun dari Harga Pelaksanaan

Resiko pertama yang akan kamu tanggung dalam memiliki waran yaitu potensi kerugian yang lebih besar jika harga saham dari perusahaan yang kamu pilih jatuh. Misalnya Jika kamu membeli waran sebesar Rp 200 per lembar, maka saat harga pelaksanaan dari saham tersebut turun, kamu akan mendapat kerugian yaitu :

  • Kerugian yang terjadi akibat waran tersebut tidak kamu tebus misalnya sekitar Rp 100 per lembar.
  • Jika kamu melakukan penebusan dari harga pelaksanaan maka yang harus kamu bayar yaitu harga penebusan + harga waran, jadi kerugianmu berkali lipat.

2. Pembelian Harga Waran dapat Lebih Tinggi Daripada Harga Penjualan

Sama seperti saham lainnya, harga beli dari waran juga tidak bisa kita tentukan karena berdasarkan dari ketentuan perusahaan. Maka dari itu, terkadang harga beli waran dapat lebih mahal daripada harga penjualan biasa.

Untuk itu, kamu perlu mengetahui dengan baik bagaimana prospek kerja emiten dari perusahaan yang kamu pilih kedepannya. Apakah akan menaik atau malah menurun. Nah resiko dari waran ini juga sangat berbanding lurus dengan pergerakan saham tetap yang ada pada pasar sekunder. Hal ini karena waran merupakan sebuah produk turunan dari pergerakan saham induk perusahaan.

3. Tidak Memiliki Hak Suara atau Deviden

Resiko yang kamu tanggung jika memilih investasi waran yang ketiga yakni kamu tidak memiliki hak suara atau hak dividen, mengingat bahwa waran itu produk turunan dan bukanlah produk dari perusahaan yang sebenarnya.

Namun, walaupun kamu tidak akan diundang ke dalam rapat umum para pemegang saham dari perusahaan tersebut, kamu tetap akan mendapatkan dampak dari kebijakan ataupun perubahan yang ada pada perusahaan waran yang kamu pilih.

Baca Juga:
Dividen: Pengertian, Jenis, Cara kerja dan Tipsnya
RUPS adalah, Jenis, Tujuan dan Manfaatnya

Tertarik Berinvestasi Waran?

Seperti itulah hal-hal yang kamu perlu ketahui sebelum melakukan investasi waran ini. Pastikan kamu sudah melakukan pertimbangan secara matang dengan membandingkan antara keuntungan dan resikonya, ya. Semoga artikel ini dapat membantu!

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Dalam mengelola keuangan untuk kehidupan sehari-hari, tentunya tidak akan terlepas dari yang namanya risiko. Risiko […]

News

Mungkin kamu pernah mendengar atau melihat cek, namun apakah kamu memahami apa itu cek? Ketika […]

News

Di zaman yang sudah modern ini, ada begitu banyak teknologi yang dikembangkan untuk memudahkan kehidupan […]

News

Bagi sebagian orang, istilah rentenir bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di beberapa daerah, profesi […]

News

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah KPR yang berhubungan dengan cara pembelian rumah menggunakan sistem […]

News

Berbicara tentang keuangan, tentunya kamu harus hati-hati dalam menjaga dan memakainya agar tidak merugi. Ada […]