Investasi Jangka Pendek: Pengertian, Jenis dan Tipsnya

Investasi menjadi salah satu jalan yang dapat kamu pilih untuk menyimpan dan memperoleh uang. Mungkin mendengar kata investasi jangka pendek sudah cukup sering bagi kamu saat ini. Tetapi sebenarnya apa saja manfaat investasi jangka pendek?

Selain jangka pendek ada pula jangka panjang. Kita akan mengulas hal-hal mengenai investasi dengan jenis ini. Sebelum memahami tips dan instrumennya maka kamu perlu mengetahui tentang definisi dari jenis investasi ini terlebih dahulu.

Memahami Investasi Jangka Pendek

Pengertian Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi yang mempunyai kurun waktu 3 sampai 12 bulan. Walaupun durasi yang dimiliki singkat, tetapi jenis ini punya risiko yang paling kecil. Selain itu, sebagai investor memiliki kemudahan untuk mencairkan aset daripada jenis yang lainnya.

Sebagai investor yang berinvestasi dalam jangka pendek mendapatkan keuntungan yang dihasilkan oleh perubahan suku bunga. Oleh karena itu, dalam jangka waktu yang umumnya maksimal hanya satu tahun inilah investor memperoleh keuntungan dengan risiko yang kecil.

Baca Juga:
Aset adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses
Pengertian Suku Bunga dan Jenis-jenisnya

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Setelah mengetahui definisi dan waktu dari jenis investasi ini, maka yang perlu kamu ketahui selanjutnya yaitu tujuan. Mengapa jenis instrumen ini punya risiko yang lebih kecil? Apa sebenarnya tujuan investor memberikan dana pada jenis investasi ini.

Mulai dari kebutuhan menabung untuk pribadi hingga kebutuhan besar, berikut ini tujuan dari jenis investasi jangka pendek:

1. Menyalurkan Sisa Cash Flow Secara Bijak

Tujuan melakukan investasi jenis ini pada umumnya untuk menjaga stabilitas cash flow. Ini membantu kamu untuk menyalurkan kelebihan dana yang ada dalam keuangan sehingga dapat disimpan pada investasi ini. Dengan rutin melakukan ini maka kamu dapat menjaga kesehatan finansial serta terhindar dari perilaku boros.

2. Memiliki Passive Income

Jenis investasi jangka pendek memiliki kurun waktu maksimal satu tahun. Jika kamu tidak mengambil dana yang kamu simpan, maka jumlah akhir yang kamu peroleh akan bertambah.

Hal Ini terjadi karena perubahan suku bunga pada jenis instrumen yang kamu pilih untuk berinvestasi. Sehingga hal tersebut menyebabkan kamu secara tidak langsung punya passive income.

Baca Juga: Passive Income: Pengertian, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

3. Tambahan Modal Sewaktu-waktu

Selain memperoleh keuntungan dari hasil return pada akhir durasi investasi, kamu juga dapat mengambil dana sewaktu-waktu. Meskipun terdapat durasi dalam masa investasi, namun jika kamu perlu tambahan modal maka kamu dapat lakukan pencairan dana yang diinvestasikan.

Hal Ini dikarenakan tidak adanya ketentuan tentang waktu pencairan dana dan tidak ada penalti atau sanksi bagi pihak investor.

Baca Juga: Cara Menabung yang Benar dan Efektif

Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek

Kemudian untuk investasi jangka pendek ada beberapa instrumen yang sebaiknya kamu pilih dalam berinvestasi jenis ini. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan instrumen investasi yang akan dipilih meliputi tujuan utama, kebutuhan, kemampuan dan mencoba menanyakan saran kepada seseorang yang ahli dalam bidangnya.

Oleh karena itu, berikut kami berikan beberapa contoh investasi jangka pendek yang dapat kamu pilih:

1. Reksadana

Jenis investasi jangka pendek yang pertama yaitu reksadana. Ini merupakan produk investasi yang dikelola manajer keuangan investasi yang mendapatkan dana dari investor.

Manajer investasi mengelola dana tersebut hingga memperoleh keuntungan. Reksadana cocok bagi kamu yang pemula karena tak perlu repot melakukan strategi agar mendapatkan keuntungan.

Reksadana yang dapat kamu pilih dalam investasi dengan kurun waktu yang pendek yaitu reksadana pasar uang. Kamu dapat memilih RDPU karena durasi hanya satu tahun dan penawaran besaran bunga yang menarik.

Untuk saat ini tersedia berbagai aplikasi terpercaya yang dapat kamu pilih untuk membeli reksadana sebagai investasi.

Baca Juga:
Apa Itu Reksadana: Definisi, Jenis dan Cara Membelinya
Daftar Manajer Investasi di Indonesia, Mana yang terbaik?
Aplikasi Saham untuk Investor Pemula dan Profesional, Pilih yang Terbaik

2. Deposito

Deposito memiliki pengertian yang lebih mudah yakni dengan istilah tabungan berjangka dengan durasi yang ditentukan. Untuk investasi jangka pendek, kamu dapat memilih deposito dengan durasi 3,6, hingga 12 bulan.

Hal yang perlu diketahui jika menyimpan dana di deposito bank yaitu kamu tidak bisa mencairkan dana hingga tiba tanggal jatuh tempo.

Kelebihan dari deposito ini yakni penawaran bunga yang cukup tinggi setiap bulannya. Sehingga hal ini memberikan keuntungan bagi kamu.

Selain itu kamu tak perlu khawatir dengan keamanan uang yang kamu deposito karena jenis investasi ini biasanya sudah tersedia asuransi pada bank pilihan kamu.

Baca Juga: Apa itu deposito berjangka, manfaat dan kelebihannya

3. P2P Lending

P2P atau Peer to peer Lending adalah kegiatan peminjaman modal antara investor dengan peminjam. Saat ini P2P Lending cukup populer dilakukan. Sebelum mengetahui berapa besar keuntungan yang ditawarkan, sebaiknya kamu mengenal cara kerja investasi ini.

P2P Lending sebagai sarana bagi investor menanamkan modal kepada beberapa peminjam yang sedang membutuhkan suntikan dana.

Kamu dapat memilih program P2P lending secara resmi pada berbagai pilihan jasa yang telah berizin OJK, salah satu contohnya KoinWorks. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan perputaran modal. Keuntungan yang ditawarkan oleh investasi ini paling tidak berawal dari angka sebesar 10%.

Tips Investasi Jangka Pendek

Dalam melakukan investasi, kamu perlu memperhatikan berbagai aspek. Selain persentase keuntungan dan risiko, terdapat aspek lain yang perlu kamu perhatikan. Tips berikut dapat kamu terapkan dalam berinvestasi agar cuan:

1. Sesuaikan Kemampuan

Inti dari berinvestasi yaitu menyalurkan kelebihan dana dalam keuangan kamu, sehingga lakukanlah investasi secukupnya. Berapapun sisa dana dalam perputaran keuangan kamu, maka cukup itulah yang akan kamu gunakan untuk investasi. Karena sebelum melakukan investasi kamu juga perlu memiliki dana darurat, asuransi, dan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:
Dana Darurat Adalah, Manfaat, Tips dan Cara mempersiapkannya
Pengertian Asuransi: Unsur, Fungsi, dan Jenisnya

2. Menetapkan Tujuan

Memutuskan berinvestasi tentu bersamaan dengan motif yang kuat. Karena dengan memiliki tujuan, kamu dapat melakukan investasi secara terarah dan rutin. Selain itu, tujuan juga dapat membantu menjadi tolak ukur dengan kemampuan keuangan kamu.

3. Menganalisis Performa Jenis Instrumen

Tips yang terakhir yaitu menganalisis bagaimana kemampuan dari jenis instrumen yang kamu pilih. Langkah ini kamu lakukan untuk meminimalisir risiko kerugian.

Tujuan kamu berinvestasi untuk memperoleh keuntungan, dan dengan langkah ini kamu menganalisis apakah instrumen tersebut dapat memberikan keuntungan sesuai dengan yang dijanjikan.

Keuntungan Investasi Jangka Pendek

Apa sebenarnya keuntungan bagi investor yang melakukan jenis investasi ini? Berikut adalah penjelasan mengenai keuntungan investasi jangka pendek:

1. Waktu Penarikan Dana Kapan Saja

Durasi dari jenis investasi ini umumnya satu tahun, sehingga kamu dapat menentukkan sendiri waktu untuk berinvestasi. Beberapa contoh investasi jangka pendek bisa kamu cairkan sewaktu-waktu tanpa durasi tertentu.

Hal yang perlu kamu perhatikan yaitu alasan utama melakukan penarikan tersebut. Tetapi tidak perlu khawatir karena tidak ada penalti berupa uang maupun sanksi.

2. Keuntungan Cepat dan Risiko Ringan

Pilihan instrumen dari jenis investasi ini menawarkan persentase keuntungan yang berbeda. Dengan durasi yang pendek, kamu dapat berinvestasi dengan persentase keuntungan yang ada. Sehingga hal ini dapat memberikan keuntungan yang tidak perlu durasi yang lama serta memiliki risiko kerugian yang rendah.

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

3. Investasi Jangka Pendek Aman Bagi Pemula

Keuntungan selanjutnya, jenis investasi ini aman bagi kamu yang belum pernah berinvestasi sama sekali. Oleh karena itu, dengan keuntungan cepat, risiko kerugian ringan dan analisis yang tepat maka kamu dapat memulai untuk berinvestasi.

Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Panjang

Sudahkah kamu menetapkan pilihan untuk berinvestasi? Sebelum itu, kamu perlu mengetahui apa sebenarnya perbedaan antara investasi jangka pendek dan panjang. Berikut adalah perbedaan yang perlu kamu kenali antara kedua jenis investasi ini:

1. Modal Investasi

Hal pertama yang mendasari perbedaan yaitu besaran modal. Pada jangka pendek, kamu tidak perlu modal yang besar untuk berinvestasi. Sedangkan dalam investasi jangka panjang memerlukan modal yang lebih besar agar menghasilkan return yang tinggi.

2. Durasi Investasi

Selain modal, durasi investasi juga berbeda bagi kedua jenis ini. Dalam investasi jangka pendek memiliki durasi minimal 3 bulan dan maksimal 12 bulan atau satu tahun. Sedangkan untuk investasi jangka panjang memerlukan durasi setidaknya lebih dari lima tahun.

3. Risiko Investasi

Hal terakhir yang membedakannya yaitu besarnya risiko. Dalam dunia investasi kamu mungkin pernah mendengar istilah high risk high return dan ini biasanya dapat ditemui pada investasi jangka panjang.

Pada investasi jangka panjang punya risiko yang tinggi karena kamu senantiasa menganalisis kinerja produk investasi. Sedangkan pada investasi jangka pendek yang memperhatikan kinerja produk investasi yakni pihak manajemen investasi yang kamu pilih.

Walaupun keuntungan dari jenis investasi dengan durasi pendek lebih kecil, tetapi risiko yang ditanggung tidak sebesar investasi jangka panjang. Oleh karena itu jika kamu melakukan investasi wajib hukumnya menggunakan uang dingin dan menyesuaikan kemampuan.

Baca Juga: Investasi Jangka Panjang: Pengertian, Tujuan, Resiko dan Jenisnya

Kesimpulan

Setelah mengetahui apa saja contoh investasi jangka pendek, apakah kamu mulai tertarik untuk berinvestasi? Memulai investasi dapat kamu lakukan dengan menentukan tujuan dan menyisihkan dana lebih dari keuangan.

Jangan terlalu terburu-buru dan sesuaikan kemampuan. Dengan strategi yang tepat maka kamu bisa mendapat cuan secara maksimal. Tertarik mencoba investasi sekarang juga?

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]