Franchise adalah: Pengertian dan Tips sukses menjalankan bisnisnya

Franchise merupakan salah satu bentuk bisnis yang paling banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia saat ini. Bagaimana tidak? Hanya dengan memiliki modal 1 juta saja, mereka bisa mendapatkan hak untuk menggunakan nama merek terkenal dan menjajakan produk-produk mereka secara legal.

Apa itu Franchise dan Tips bisnisnya

Mengenal Apa Itu Franchise

Franchise atau waralaba adalah sebuah metode untuk mendistribusikan produk atau layanan yang melibatkan pemilik franchise yang telah menetapkan merek dagang dan sistem bisnis. Seorang franchisee yang membeli royalti memiliki hak untuk melakukan bisnis di bawah nama franchisor dan sistem mereka.

Jenis-Jenis Franchising

Di Indonesia, waralaba sering dikenal di industri makanan saja. Namun, sebenarnya waralaba memiliki banyak jenis yang berbeda sesuai dengan industrinya. Berikut ini jenis-jenis franchise yang harus kamu ketahui:

1. Job Franchise

Jenis waralaba yang pertama yakni Job Franchise yang memiliki tingkat investasi rendah yang dapat dioperasikan sendiri atau dengan staf minimal kurang dari 5. Franchisee harus membayar biaya legalitas waralaba dan biaya minimal awal, seperti peralatan, bahan dasar, dan terkadang kendaraan.

Banyak industri besar yang menyediakan layanan waralaba jenis ini, seperti:

  • Tempat servis ponsel dan aksesoris
  • Layanan kebersihan
  • Layanan anak-anak
  • Event organizer
  • Travel agency

Baca Juga: Investasi Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

2. Product Franchise

Jenis waralaba ini berbasis produk yang dimana pemegang waralaba mendistribusikan produk perusahaan induk dan beberapa produk atau layanan terkait. Perusahaan induk menyediakan penggunaan merek dagang bermereknya untuk franchisee, namun biasanya perusahaan induk tidak memberikan keseluruhan sistem kepada franchisee untuk menjalankan bisnisnya.

Contoh industri yang menggunakan jenis waralaba ini adalah:

  • Peralatan suku cadang mobil (Goodyear Tires, Ford, GMC)
  • Peralatan besar (Caterpillar)
  • Komputer (Dell, Asus)
  • Sepeda

Dalam beberapa kasus, perusahaan induk tidak hanya melisensikan waralabanya untuk distribusi saja, terkadang mereka juga termasuk bagian dari proses manufaktur. Salah satu contoh umum yang menggunakan jenis ini yaitu Coca-Cola.

Baca Juga: Apa Itu Manufaktur

3. Business Format Franchise

Jenis waralaba yang satu ini paling populer dari semua jenis waralaba sehingga banyak orang yang memahami franchise dengan sistem ini.

Business format franchise ini mendapatkan izin untuk menjalankan bisnisnya di bawah merek perusahaan induk dan mendapatkan seluruh sistem yang terbukti efektif untuk mengoperasikan dan memasarkan produk atau layanan mereka.

Ini berarti, perusahaan induk bersedia memberikan secara terperinci mengenai prosedur, pelatihan, dan setiap aspek bisnis yang mendukung bisnis yang berkelanjutan. Salah satu industri yang menggunakan jenis ini diantaranya:

  • Makanan Cepat Saji (McDonald’s, Subway, KFC, Burger King)
  • Fitness (Gold’s Gym)
  • Ritel (Alfamart, Indomaret)
  • Restoran (Es Teler 77, Kebab Baba Rafi)

4. Investment Franchise

Franchise jenis ini merupakan bisnis skala besar yang membutuhkan modal investasi yang sangat besar daripada jenis franchise lainnya.

Franchisee atau penerima waralaba berperan sebagai investor utama yang menyediakan uang dan tim manajemen. Tak jarang pula terkadang franchisee itu sendiri yang menjalankan bisnis tersebut.

Salah satu contoh industri dari investment franchise seperti:

  • Hotel (Holiday Inn Express, OYO, Fave)
  • Restoran besar (Baskin Robbins, Dunkin’ Donuts)

Baca Juga: Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses

5. Conversion Franchise

Terakhir ada Conversion Franchise yang merupakan satu-satunya waralaba yang bersifat hybrid. Jenis franchise yang satu ini menggunakan metode mengembangkan sistem waralaba yang dimana waralaba tersebut berhubungan dengan perusahaan yang ada dan mengubah sistem bisnisnya menjadi unit waralaba.

Franchisee bisa menggunakan merek dagang perusahaan induk, strategi pemasaran, pelatihan, dan lain-lainnya.

Sistem waralaba ini sering digunakan oleh perusahaan besar yang dimana tingkat pertumbuhan penjualan mereka sangat cepat. Franchisee tidak perlu memulai bisnis dari awal, mereka bisa menggunakan merek dagang dan produk mereka dan memasarkannya langsung kepada konsumen.

Contoh jenis waralaba ini populer di kalangan industri berikut:

  • Toko bunga
  • HVAC
  • Professional Service Companies
  • Real Estate Broker

Mengapa Membangun Bisnis Franchise?

Franchise bisa menjadi investasi terbaik untuk semua orang di seluruh dunia. Mereka mendapatkan peluang besar untuk menjalankan bisnis dengan bantuan dan dukungan dari perusahaan induk.

Dengan adanya bisnis franchise ini, perusahaan memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi tanpa harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak. Hal ini sangat menguntungkan kedua belah pihak, franchisee memiliki kesempatan untuk bekerja sendiri dan menghasilkan pendapatan, perusahaan induk berhasil mendapatkan pasar yang lebih luas dari lokasi franchisee.

Baca Juga: Ini Pinjaman dengan Bunga Rendah tanpa Jaminan

Apa Saja Keuntungan Bisnis Franchise?

1. Memiliki Business Plan yang Sudah Terbukti

Kamu tidak perlu lagi membuat strategi bisnis dari awal dan melakukan trial-and-error untuk melihat efektivitas strategi kalian dalam pemasaran.

Bisnis franchise sudah memberikan segalanya untuk kamu, mulai dari merek dagang, business plan, strategi pemasaran, pelatihan, dan lain sebagainya. Hal yang perlu kamu lakukan yaitu mempelajarinya dan mempraktekkannya saja supaya bisnis kalian tetap berjalan dengan lancar.

2. Biaya Branding dan Promosi Rendah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem waralaba ini kerap digunakan oleh perusahaan besar atau merek terkenal. Sudah pasti, nama mereka sudah dikenal oleh banyak orang dan kredibilitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi, bukan? Jadi, kamu tidak perlu lagi membuat promosi untuk mendatangkan pelanggan.

3. Awal Pembelajaran Bisnis

Di awal kesepakatan, kamu akan diberikan pedoman bisnis, pemasaran, manajemen, keuangan, dan lain-lain oleh perusahaan induk. Ilmu tersebut memang mereka bagikan guna keberlangsungan bisnis waralaba mereka.

Di sinilah, kamu bisa mempelajari sistem bisnis waralaba seperti apa, kamu bisa mengetahui bagaimana cara pemasaran efektif, manajemen bisnis, dan lain sebagainya. Ilmu-ilmu merupakan investasi yang mahal untuk keberhasilan bisnis kamu di masa mendatang.

Baca Juga: Manajemen Keuangan: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Prinsip, dan Tips Pengelolaannya

4. Pelatihan dan Mentor

Di awal pembukaan bisnis, kamu akan mendapatkan kendala seperti perizinan, lokasi bisnis yang kurang tepat, kendala dalam operasional dan lain sebagainya.

Beruntungnya, bisnis franchise sering mengadakan pelatihan khusus dan menyediakan mentor untuk para franchisee-nya. Kamu bisa memanfaatkan pelatihan dan mentor tersebut untuk mencari tahu solusi dari setiap masalah yang kamu hadapi.

Tips Sukses Bisnis Franchise

Ternyata, tidak semua franchisee bisa menjalankan bisnis franchise-nya dengan lancar. Supaya bisnis kamu tetap berjalan lancar, kamu harus tahu beberapa tips sukses berbisnis berikut ini:

1. Pilih Industri Bisnis yang Sesuai

Pertama, supaya kamu tetap bisa menjalankan bisnis dengan baik, kamu harus memilih franchise dengan industri bisnis yang sudah kamu kuasai. Dengan begitu, kamu bisa memahami dan mengerti bagaimana cara menarik perhatian konsumen.

2. Lokasi Bisnis yang Strategis

Lokasi bisnis yang strategis juga merupakan faktor keberlangsungan bisnis kamu. Coba kamu bayangkan jika kamu membuka bisnis di tempat yang sepi dan bukan di jalan utama. Bagaimana orang akan tahu keberadaan bisnis kamu?

3. Ikuti Sistem yang Berlaku

Terakhir, supaya bisnis franchise-mu berjalan lancar yakni dengan mengikuti sistem yang berlaku atau yang sudah dibuat oleh perusahaan induk. Dengan begitu, kamu dapat menjalankan bisnis dengan lancar.

Tertarik untuk Membuka Bisnis Franchise?

Franchise merupakan pilihan bisnis yang cocok untuk semua kalangan, tidak hanya untuk pemula saja. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi kepada pelanggan, kamu juga bisa belajar mengenai bisnis dari sini.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]