Embargo Adalah: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Banyak pebisnis eksportir pemula yang gagal karena tidak memahami apa itu embargo. Secara garis besar embargo merupakan sebuah aturan negara, yang melarang sebuah kegiatan perdagangan tertentu pada negara tersebut.

Lalu apa yang membuat aturan ini sangat penting untuk kegiatan usahamu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa membaca dan mempelajari embargo, jenis dan contohnya pada artikel ini.

Apa itu Embargo

Apa itu Embargo?

Secara garis besar, arti embargo adalah larangan perdagangan khusus pada suatu negara. Larangan ini mencakup segala kegiatan ekspor impor pada sebuah negara tujuan. Teknisnya, aturan ini biasanya dapat dilakukan oleh sebuah negara adikuasa, untuk menjatuhkan ekonomi dari negara sasarannya.

Dengan kata lain, embargo juga dapat diartikan sebagai alat politik ekonomi internasional, yang banyak digunakan untuk membatasi jalur dagang sebuah negara.  Walaupun embargo menjadi hal yang serius, namun larangan ini pernah beberapa kali terjadi bahkan di Negara Indonesia.

Tujuan pemberlakukan larangan ini untuk mengamankan kondisi politik ekonomi sebuah negara maupun memberi sanksi berupa isolasi pada negara terdampak. Hal tersebut sangat mungkin terjadi karena negara yang memberlakukan aturan ini ingin negara tersebut mematuhi aturan negara yang berkuasa.

Pada beberapa kasus, aturan ini bisa sangat mengancam perekonomian sebuah negara terdampak. Bahkan dapat berakibat sangat fatal, jika negara tersebut tidak menemukan solusi atas kebutuhan barang atau kegiatan perdagangannya.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Ekspor Impor

Jenis Embargo

Dalam penerapannya, embargo menjadi larangan yang terbagi atas dua jenis secara umum. Di mana kedua jenis larangan tersebut sering terjadi pada sebuah negara. Adapun jenis-jenis larangan tersebut meliputi:

1. Embargo Ekonomi

Jenis yang pertama, merupakan embargo yang memiliki tujuan untuk membatasi seluruh kegiatan ekonomi pada negara yang terdampak larangan perdagangan. Larangan ini mencakup seluruh kegiatan perdagangan ekspor dan juga impor.

2. Embargo Informasi

Berikutnya yakni larangan penyebaran informasi. Jenis ini merupakan larangan, pembatasan, pemberhentian, atau pemutusan jalur informasi. Pada larangan ini mencakup jenis informasi publik maupun berita yang akan dirilis pada khalayak ramai. Perusahaan informasi menjadi sasaran dari jenis larangan ini.

Pengaruh Besar Penerapan Embargo

Sudah menjadi rahasia umum, jika sebuah larangan perdagangan dapat berpengaruh pada kehidupan bernegara. Seperti beberapa pengaruh berikut ini:

1. Embargo Menyebabkan Krisis Moneter

Pelarangan kegiatan perdagangan ini sangat berpengaruh pada sebuah negara. Bahkan, jika ini terjadi terus menerus, krisis besar dapat melanda negara tersebut. Akibatnya akan banyak terjadi bencana seperti kemiskinan, kelaparan, bahkan peningkatan kasus kejahatan pada negara terdampak.

Baca Juga: Krisis Moneter adalah: Pengertian, Ciri, dan Dampaknya

2. Nilai Mata Uang Menurun

Adanya larangan kegiatan ekspor impor, sangat mungkin terjadi penurunan nilai mata uang pada negara terdampak. Hal ini sangat mungkin terjadi karena perputaran keuangan negara menjadi sangat tidak stabil. Sehingga nilai mata uang akan mengalami penurunan.

Baca Juga: Inflasi adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis dan Dampaknya

3. Harga Saham Turun dan PHK Besar-Besaran

Pengaruh berikutnya pada kegiatan pelarangan ini adalah harga saham jadi mengalami penurunan. Dengan nilai saham yang terus turun, sangat mungkin terjadi PHK besar-besaran dan perusahaan akan terancam bangkrut.

4. Embargo Menyebabkan Hubungan Dua Negara Tidak Harmonis

Adanya pemberlakuan larangan perdagangan ini, pasti akan berdampak pada hubungan bilateral antara kedua belah pihak negara. Hubungan antara kedua negara akan tidak harmonis, dan dapat memicu perang dingin antara negara-negara bersangkutan.

Baca Juga: Pengertian Serta Contoh Hubungan Bilateral

Keuntungan Penerapan Embargo

Walaupun embargo merupakan aturan yang juga memberi dampak negatif, namun kegiatan pelarangan ini dapat memberikan keuntungan pada negara yang bersangkutan  dengan aturan ini. Keuntungan tersebut antara lain:

1. Menumbuhkan Jiwa Survive dan Kemandirian

Dengan adanya larangan ekspor impor, sebuah negara akan mencari alternatif pada sumber daya dalam negeri. Hal ini akan memicu kemandirian sebuah negara, untuk  bisa berdiri di kakinya sendiri dalam urusan ekonomi.

2. Meningkatkan Nilai Jual dan Minat Beli Produk Lokal

Embargo menjadikan larangan yang dapat memberikan dampak positif pada produk lokal. Selain produk lokal secara tidak langsung negara juga akan terbantu, karena dari produk lokal yang terjual pendapatan pajak juga akan ikut naik. Sehingga perekonomian negara akan berangsur mengalami perbaikan.

Baca Juga: Pajak adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Contoh Embargo yang Pernah Terjadi

Secara umum, larangan perdagangan khusus ini sudah sering terjadi pada hampir seluruh negara di dunia, berikut beberapa contohnya:

1. Batu Bara di Rusia, 2022

Contoh pertama terjadi pada beberapa bulan yang lalu. Larangan ini terjadi pada kegiatan perdagangan batubara dari Rusia oleh Uni Eropa. Rencana larangan ini terjadi pada April 2022, yang bersangkutan dengan kabar penyerangan brutal dari oknum militer Rusia pada warga Ukraina.

Baca Juga: Siapakah Uni Eropa?

2. Pelarangan Ekspor Minyak Goreng dan Sawit Oleh Indonesia, 2022

Keputusan untuk pelarangan ekspor minyak dan sawit ini terjadi karena kelangkaan minyak goreng akibat oknum eksportir nakal minyak goreng. Hal ini pemerintahan lakukan untuk melindungi warganya dari dampak kelangkaan minyak goreng belakangan ini.

3. Larangan Pengiriman Senjata di Sudan Selatan, 2018

Larangan selanjutnya terjadi akibat konflik dan kekerasan etnis di Sudan Selatan. Alhasil, PBB menyatakan larangan keras untuk perdagangan senjata ke negara tersebut. Bahkan Amnesty Internasional menyerukan bahwa aturan tersebut akan terus berlaku hingga kondisi sudah sangat kondusif.

Baca Juga: Apa itu Amnesty Internasional

Sudah Paham dengan Apa Itu Embargo?

Secara garis besar embargo ini terkait pelarangan perdagangan. Namun aturan ini memiliki motif dan tujuan yang berbeda-beda tergantung situasi dan kondisinya.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Apakah kamu tahu perbedaan saham biasa dan saham preferen? ini perlu kamu ketahui agar tidak […]

News

Saat menjalankan bisnis, kamu tentu ingin mencapai kesuksesan. Oleh karena itu pastikan kamu menganalisis proses […]

News

Salah satu sektor yang mengalami banyak kemajuan pada zaman yang serba digital seperti saat ini […]

News

Surat kuasa salah satu hal yang menjadi kebutuhan penting bagi pihak tertentu yang tidak bisa […]

News

Inovatif dan inovasi merupakan dua hal yang selalu berkaitan satu dengan lainnya. Pengertian dari inovatif […]

News

Banyak cara untuk belajar menjadi investor yang andal. Mulai dari baca-baca buku, menonton berita, bahkan […]