Dana Darurat Adalah, Manfaat, Tips dan Cara mempersiapkannya

Tahukah kalian kalau punya dana darurat itu penting loh. Tidak hanya tabungan ataupun investasi aja, namun kita juga perlu yang namanya dana darurat. Nah apa sih dana darurat itu? Langsung aja kita bahas di artikel kali ini ya

Apa itu Dana Darurat

Tips Mempersiapkan Dana Darurat
Dana darurat adalah uang yang tersedia dan dapat dengan mudah ditarik setiap saat untuk kebutuhan mendesak dan tidak terduga yang memerlukan tindakan segera. Kebutuhan mendesak tersebut antara lain penyakit, kehilangan ponsel, kecelakaan, kerusakan rumah dan kendaraan. Untuk menjaga keamanan dana darurat Kamu, Kamu harus menyimpannya di rekening terpisah dari rekening transaksional yang Kamu gunakan sehari-hari.

Dana darurat juga dapat dikatakan sebagai salah satu cadangan keuangan yang paling penting. Namun terkadang sebagian orang menyepelekan dalam alokasi dana darurat ini. Sehingga ketika ada kebutuhan yang mendesak, mereka baru memahami betapa pentingnya alokasi dana darurat ini.

Itulah mengapa sangat penting bagi Kamu untuk mulai mempersiapkan dana darurat sejak awal. Kamu juga dapat mempersiapkan dana tambahan di luar penghasilan bulanan Kamu, seperti bonus tahunan, THR, atau penghasilan tambahan sebagai dana darurat. Kamu dapat menyimpan dana darurat Kamu di rekening tabungan di luar tabungan yang dipakai sehari-hari.

Tapi ingat, meski bisa dengan mudah dibagikan, jangan tergoda untuk mengambilnya demi kebutuhan yang tidak mendesak. Adapun beberapa syarat ideal dana darurat seperti hanya digunakan untuk kebutuhan terdesak saja, Bisa dicairkan secara cepat jika sedang diperlukan, dicadangkan secara khusus dan rutin dan nilainya minimum 3 kali pengeluaran bulanan

Manfaat Menabung Dana Darurat

Nah ternyata ada juga loh beberapa manfaat dari dana darurat, apa aja ya kira-kira? Berikut beberapa manfaatnya

  • Kondisi keuangan terjaga

Kondisi keuangan Kamu dan keluarga juga dijamin sehat dengan adanya dana darurat. Jangan salah paham, dana darurat berbeda dengan tabungan. Menabung berguna ketika ingin membeli sesuatu, seperti rumah, mobil, atau biaya perjalanan ke luar negeri.

Dana darurat juga memastikan tabungan yang telah Kamu siapkan selama ini tetap aman. Artinya, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tidak perlu menarik uang dari tabungan. Cukup gunakan dana darurat yang Kamu simpan. Dengan cara ini, pengeluaran masih bisa ditutupi dan impian tetap bisa terwujud.

Baca Juga: Cara Menabung yang Benar dan Efektif

  • Dapat bekerja lebih produktif

Kebanyakan orang bekerja karena hanya fokus pada tanggungan dan pengeluaran bulanan. Belum lagi kebutuhan hidup yang semakin mahal, yang justru mungkin akan melebihi gaji Kamu setiap bulan. Oleh karena itu, memiliki dana darurat berdampak baik pada efektivitas dan produktivitas Kamu dalam bekerja. Tidak perlu khawatir dengan pengeluaran mendadak, dana darurat yang sudah terkumpul bisa digunakan untuk membayar biaya tersebut. Kamu akan dapat bekerja lebih nyaman tanpa beban pikiran

  • Sudah siap jika terjadi situasi terdesak

Salah satu manfaat dana darurat adalah perlindungan terhadap krisis yang dapat terjadi. Mulai dari krisis ekonomi, hingga ancaman PHK, kecelakaan, bahkan biaya rumah sakit yang tinggi. Penting untuk menyiapkan dana darurat agar Kamu siap membayar tanggungan yang mendesak

Apalagi saat terjadi krisis ekonomi atau krisis global yang berdampak negatif pada sumber penghasilan Kamu. Dana darurat dapat digunakan untuk menghidupi kehidupan dan keluarga selama beberapa bulan atau tahun hingga Kamu akhirnya dapat kembali bekerja dengan gaji normal. Ini juga merupakan jaminan hidup yang nyaman dalam segala kondisi

  • Terhindar dari hutang

Banyak pengeluaran tak terduga yang bisa terjadi dalam hidup. Beberapa contoh umum adalah peralatan rumah tangga yang rusak, anggota keluarga yang sakit, atau biaya sekolah anak. Namun, beberapa orang mungkin juga terlilit utang karena ketidakmampuan mengelola keuangannya.

Menyiapkan dana darurat akan mencegah Kamu meminjam uang dari teman ataupun keluarga. Jika Kamu tidak memiliki uang untuk menghadapi keadaan darurat, kemungkinan besar Kamu akan menggunakan kartu kredit atau berhutang pada orang lain. Dana darurat sangat membantu dalam menghindari menghadapi ledakan utang saat terjadi keadaan darurat

  • Tidak perlu khawatir saat sedang sakit

Bahkan jika Kamu memiliki asuransi kesehatan, mungkin ada biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh asuransi saja. Ketika ini terjadi, dana darurat dapat dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan medis tersebut. Jika Kamu tidak membuat dana darurat, Kamu mungkin akan merasa khawatir saat sedang sakit

  • Memiliki cadangan uang jika terjadi PHK

Performa bisnis yang buruk atau kesalahan yang tidak disengaja dapat menyebabkan Kamu keluar dan menerima PHK. Memiliki dana darurat memungkinkan Kamu untuk terus membayar tagihan dan semua kebutuhan Kamu ketika Kamu tidak memiliki penghasilan.Dana darurat dapat menjadi jaminan ketika Kamu mencari pekerjaan lain setelah di PHK

Selain itu menurut laman sikapi uangmu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ada beberapa manfaat memiliki dana darurat seperti

  • Mudahnya mendapatkan uang tunai dalam jumlah besar
  • Tidak kehilangan momentum. Yang dimaksud dengan tidak kehilangan momentum disini adalah dana darurat yang dimiliki, jika diperlukan, bisa menjadi jalan keluar ketika ada penawaran atau kesempatan langka yang membutuhkan sejumlah dana dalam waktu singkat, misalnya adalah penawaran properti dengan harga yang sangat menarik dan unitnya terbatas
  • Dana investasi tidak tergerus
  • Dana simpanan dalam mengantisipasi kerugian, jadi tidak perlu menggadaikan apapun atau mencari pinjaman
  • Dana darurat menciptakan suasana hidup yang lebih tenang dan terjamin

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

Cara Menghitung Dana Darurat

Dilansir dari laman sikapiuangmu, berikut cara menghitung dana darurat untuk kamu

Perhitungan berapa jumlah dana yang perlu disiapkan untuk dana darurat bagi mereka yang masih single atau belum mempunyai tanggungan adalah sebesar 3-6 kali gaji yang dimiliki. Sementara untuk mereka yang sudah mempunyai keluarga, besar dana darurat yang dibutuhkan adalah 6-12 kali gaji yang didapat.

Contohnya, jika gaji yang didapat adalah 5 juta Rupiah, maka dana darurat yang wajib dimiliki oleh mereka yang single adalah 15-30 juta Rupiah, sementara untuk yang sudah berkeluarga setidaknya memiliki 30-60 juta Rupiah.

Dibutuhkan sejumlah strategi dalam mengumpulkan dana darurat nih seperti berikut ini

  • Strategi 1: Diawali dengan menghitung berapa jumlah rata-rata pengeluaran bulanan, sehingga dapat menentukan jumlah dana darurat yang tepat.
  • Strategi 2: Alokasikan sejumlah dana tetap dari penghasilan kamu misalnya 10%-20% dari gaji bulanan selama 10 bulan ke depan.
  • Strategi 3: Lakukan penghematan dengan memangkas pengeluaran untuk hal-hal yang tidak perlu dan monitor terus dana tersebut ya

Tips Menabung Dana Darurat

Nah setelah makin paham tentang dana darurat, yuk langsung kita praktekan menabung untuk dana darurat kita. Berikut tips menabung dana darurat

  • Ketahui situasi keuanganmu

Ketahui arus kas Kamu supaya kamu bisa tahu berapa banyak uang yang bisa Kamu sisihkan untuk berbagai keperluan, seperti menabung, berinvestasi dan menyiapkan dana darurat. Catat juga pengeluaranmu supaya bisa mempermudah dan membantu mengalokasikan uang khusus untuk dana darurat

  • Tentukan jumlah dana yang ingin disimpan untuk dana darurat

Dalam sebulan, Kamu harus menyiapkan 5-10% dari total pendapatan Kamu khusus untuk dana darurat. Kamu dapat melakukan perhitungan prediktif untuk hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Kamu juga bisa menambahkan beberapa contoh kasus seperti tagihan berobat, kebutuhan sekolah anak, hingga mengembangkan bisnis Kamu

  • Siapkan Rekening tersendiri untuk dana darurat

Setelah menentukan jumlah dana darurat yang akan dihimpun di masa mendatang, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuka rekening baru yang dikhususkan untuk menyimpan dana darurat. Tujuan pembukaan rekening baru adalah agar uang Kamu terdistribusi lebih teratur sehingga anggaran dana darurat Kamu tidak teralihkan untuk membiayai kebutuhan lain.

  • Mulai menabung secara perlahan

Mulailah menabung secara perlahan. Sesuai dengan kata pepatah sedikit demi sedikit menjadi bukit. Kamu bisa mempersiapkan dana darurat dengan menabung secara bertahap setiap bulannya.

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

  • Hemat pengeluaran kamu

Langkah terakhir yaitu dengan menghemat pengeluaranmu. Bedakan kebutuhan dan keinginan yang kamu miliki. Kamu juga bisa untuk mengurangi pengeluaran untuk sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu mendesak ataupun golongan penting supaya dana darurat bisa ditabung yang nantinya akan berguna untukmu.

 

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Di Indonesia, badan usaha ada bermacam-macam jenisnya. Salah satunya yang masih bertahan adalah koperasi. Mohammad […]

News

Pada jaman sekarang semakin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan deposito. Namun tahukah kalian apa […]

News

Dalam dunia bisnis, terjadinya persaingan adalah salah satu hal yang semakin ketat dan meningkat secara […]

News

Menjadi warga Negara yang baik berarti selalu menuruti peraturan-peraturan yang ada pada Negara tempat dimana […]

News

Warga Indonesia yang memenuhi syarat wajib pajak memiliki kewajiban untuk lapor pajak. Dalam Ketentuan Umum […]

News

Dalam bekerja terdapat surat perjanjian kerja yang harus ditandatangani oleh karyawan saat proses penerimaan. Untuk […]