Contoh Surat Keterangan Kerja dan Fungsinya

Bekerja di sebuah perusahaan akan membuat seseorang merasakan kebanggaan tersendiri. Terutama apabila perusahaan tersebut memiliki reputasi yang baik. Sebagai karyawan perusahaan, kamu memiliki sebuah privilege untuk membuat surat keterangan kerja yang berguna untuk banyak hal.

Surat satu ini memiliki banyak fungsi dan manfaat yang beragam. Namun sayangnya belum semua karyawan memahami kegunaan dari surat tersebut. Apa pengertian surat ini? Bagaimana cara mendapatkannya? Apa saja fungsinya?

Berikut ini pengertian dan fungsi dari surat keterangan kerja yang harus kamu pelajari. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Membuat surat keterangan kerja

Apa Itu Surat Keterangan Kerja?

Surat keterangan kerja merupakan surat yang terbit dari Human Resource Department atau HRD sebuah perusahaan atau instansi. Surat ini berisi tentang pernyataan kerja dari karyawan yang dituju.

Namun terbitnya surat tergantung dari kebutuhan dari pembuatannya. Kamu dapat memanfaatkan surat satu ini untuk melamar pekerjaan di perusahaan lain. Ia dapat menjadi dokumen yang membuat recruiter lebih yakin untuk menerimamu di posisi yang kamu inginkan.

Selain itu, recruiter juga dapat melihat riwayat pekerjaan dan bagaimana performa yang kamu tunjukkan di perusahaan atau instansi dimana sebelumnya kamu bekerja.

Fungsi Surat Keterangan Kerja

Selain menjadi referensi bagi rekruter untuk memeriksa kinerja dan performa seorang karyawan saat melamar pekerjaan, surat keterangan kerja juga memiliki fungsi lain yang vital. Ada tujuh fungsi yang dapat surat ini berikan kepada karyawan perusahaan. Fungsi-fungsi tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Untuk Mengajukan Beasiswa

Fungsi pertama dari surat keterangan kerja yaitu untuk mengajukan beasiswa dari instansi atau lembaga pemberi beasiswa. Kamu dapat meminta surat ini kepada HRD yang bertugas dengan tujuan pengajuan beasiswa.

Biasanya, fungsi ini berlaku bagi karyawan aktif yang bekerja di instansi atau lembaga pendidikan. Tenaga pendidik seperti guru atau dosen yang ingin melanjutkan studi dan membutuhkan keterangan sebagai karyawan akan membutuhkan surat ini.

2. Untuk Melamar Pekerjaan

Fungsi kedua yakni sebagai surat referensi untuk melamar pekerjaan. Ia akan menjadi dokumen pendukung sekaligus gambaran riwayat performa yang kamu tunjukkan saat bekerja di perusahaan atau instansi sebelumnya.

Kamu dapat mencantumkan pencapaian yang kamu dapat di tempat kerja sehingga rekruter dapat melihat potensi di dalam dirimu. Selain itu, referensi ini akan sangat berguna untuk meyakinkan recruiter dalam memilih kandidat sepertimu di dalam posisi yang tepat.

3. Sebagai Syarat Peminjaman Uang Ke Bank

Salah satu syarat untuk meminjam uang di bank dengan menunjukkan surat keterangan kerja. Surat ini berlaku sebagai penjamin bahwa kamu merupakan pihak yang mampu untuk membayar pinjaman di bank.

Bank akan membutuhkan beberapa informasi tentang dirimu, terutama posisi dimana kamu bekerja di perusahaan atau instansi. Apabila pengajuan untuk meminjam uang disetujui oleh bank, maka kamu akan mendapatkan jumlah pinjaman yang kamu ajukan.

Baca Juga: Ini Pinjaman dengan Bunga Rendah tanpa Jaminan

4. Untuk Mengambil Dana di BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu hak yang akan kamu dapat sebagai karyawan perusahaan atau instansi yaitu dana di BPJS Ketenagakerjaan. Namun untuk mengambilnya, kamu harus mengumpulkan surat keterangan kerja yang telah diterbitkan oleh HRD dimana kamu bekerja.

Sebelum mengambil dana, pastikan kamu telah mendapatkan surat tersebut dan telah dilegalisir oleh perusahaan. Dengan lampiran surat ini, kamu bisa mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan sekitar 10 – 30 persen meskipun kamu masih menyandang status aktif sebagai karyawan.

Baca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan: Cara Daftar dan Mencairkannya via Online
Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

Struktur Surat Keterangan Kerja

Untuk membuat surat ini, kamu perlu mendatangi HRD perusahaan atau instansi kamu bekerja. Pada dasarnya setiap perusahaan atau instansi memiliki aturan dan struktur masing-masing dalam pembuatannya. Berikut ini struktur utama yang wajib ada di dalam surat tersebut:

1. Kop Surat Perusahaan atau Instansi

Struktur paling atas yang wajib HRD cantumkan dalam surat keterangan kerja yaitu kop surat dari perusahaan atau instansi. Biasanya ia berisi nama perusahaan, alamat, nomor telepon, website, dan logo. Pastikan kop surat tersebut resmi dan terbit dari perusahaan dimana kamu bekerja.

2. Perihal

Struktur yang kedua terkait perihal. Ia terletak di bawah kop surat dan berada di bagian kiri surat. Karena surat yang kamu butuhkan merupakan keterangan sebagai karyawan, maka isi perihal tersebut yaitu surat keterangan kerja.

3. Identitas Karyawan

Setelah surat terisi dengan perihal, struktur selanjutnya yakni identitas karyawan. Ia berisi nama, jabatan atau posisi di perusahaan, dan nomor identitas diri. Nomor identitas biasanya akan diambil dari NIK.

Bagian ini harus kamu periksa setidaknya dua kali untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik. Identitas diri menjadi hal vital yang tidak boleh salah, pastikan datanya benar sama seperti apa yang ada.

4. Isi Surat

Di bagian ketiga ada isi surat keterangan kerja yang berisi pemaparan tentang kebenaran fakta dimana karyawan yang disebut memang bekerja di perusahaan atau instansi terkait.

Sebagai tambahan, akan ada informasi lain yang recruiter butuhkan untuk menilai apakah kamu cocok di posisi yang kamu inginkan. Informasi tersebut meliputi jabatan terakhir dan penilaian kinerja saat kamu bekerja di perusahaan atau instansi tersebut.

Penilaian berasal dari atasan sehingga nilai ataupun penjelasan akan penilaian valid dan apa adanya tergantung performa saat bekerja. Di akhir surat, kamu akan mendapati penutup.

5. Pengesah Surat

Struktur kelima akan berisi halaman pengesah. Surat keterangan ini wajib memiliki struktur ini sebab ia akan menjadi bukti bahwa surat tersebut benar dan valid adanya. Di sini, kamu akan mendapatkan tanda tangan dari HRD atau pihak yang berwenang dengan penjelasan tempat dan tanggal surat dibuat.

Selain itu pengesah harus mendapatkan cap dari perusahaan atau instansi terkait dan dilegalisir. Tanpa adanya pengesah, maka surat tersebut tidak sah dan tidak dapat kamu gunakan untuk kepentingan yang kamu butuhkan.

Contoh Surat Keterangan Kerja

Setelah memahami apa pengertian, fungsi, dan struktur dari surat keterangan kerja. Sekaranglah saatnya untuk mengetahui surat ini dengan format yang benar. Beberapa perusahaan baru akan membutuhkan referensi dalam pembuatannya. Berikut format dan contoh surat keterangan kerja yang benar:

1. Format Surat Keterangan Kerja yang Lengkap dan Benar

format surat keterangan kerja

Sumber: Glints

Contoh surat keterangan kerja di atas merupakan surat yang memiliki struktur dan isi yang lengkap. Kamu dapat menjadikan surat ini sebagai referensi sehingga surat yang kamu buat benar dan tidak perlu revisi.

Dengan memuat bagian-bagian penting tersebut, maka surat keterangan kerjanya akan terbukti valid dan dapat kamu gunakan untuk berbagai kepentingan berdasarkan kebutuhan.

Nah, Jangan lupa untuk membubuhkan pengesah seperti tanda tangan dan cap perusahaan atau instansi untuk membuat surat sah, ya!

2. PT. Garuda Wings

contoh surat keterangan kerja garuda wings

Sumber : karyatulisilmiah.com

3. Indomaret

contoh surat keterangan kerja indomaret

Sumber : id.scribd.com

4. BNI

contoh surat keterangan kerja bni

Sumber : kibrispdr.org

5. BRI

contoh surat keterangan kerja bri

Sumber : hashmicro.com

6. AHASS

contoh surat keterangan kerja ahass

Sumber : contoh.pro

Manfaat Surat Keterangan Kerja

Pengetahuan tentang pengertian dan contoh surat keterangan kerja yang baik dan benar telah kamu kantongi. Namun tahukah kamu apa saja manfaat yang bisa kamu dapat dari surat tersebut? Berikut adalah penjelasan dari manfaat surat ini.

1. Menjadi Bukti Resmi Pengalaman Kerja

Manfaat utama dari penerbitan surat ini adalah sebagai bukti resmi pengalaman kerja seseorang. Biasanya mereka yang berumur di bawah 25 tahun memiliki ambisi untuk bekerja di perusahaan besar. Mereka dapat mengumpulkan surat keterangan kerja sebagai bukti bahwa mereka telah bekerja di perusahaan sebelumnya.

Selain itu setiap penilaian yang terdapat di dalamnya akan menjadi nilai tambah untuk meyakinkan recruiter dalam melamar pekerjaan impian. Sebagai tambahan, perusahaan atau instansi yang menerbitkan surat ini akan dianggap kredibel oleh kompetitornya.

2. Menjadi Syarat Administratif Perekrutan

Manfaat kedua yang surat ini berikan adalah sebagai syarat administratif perusahaan. Melamar pekerjaan maupun mengajukan beasiswa akan membutuhkan surat keterangan kerja.

Surat ini berlaku sebagai tolak ukur bagaimana performa dari seseorang dari perusahaan atau instansi tertentu. Ia akan menjadi penentu valid tentang pengalaman kerja seseorang dan membantu recruiter dalam memilih kandidat untuk posisi tertentu.

3. Memberi Apresiasi Kepada Karyawan Terkait

Perusahaan dan instansi yang baik akan memperhatikan karyawannya. Sebagai pemilik perusahaan, kamu dapat mengapresiasi karyawan dengan cara memberi surat keterangan kerja. Surat ini akan menjadi gambaran penting seberapa profesional kinerja karyawan saat menjalankan tugas di bidangnya.

Surat keterangan ini juga dapat menjadi acuan bagi karyawan baru untuk meningkatkan kinerja agar menjadi profesional secara bertahap. Ia akan menjadi bukti nyata bahwa perusahaan memiliki budaya yang baik dalam mengapresiasi dan menghargai karyawan yang bekerja di dalamnya.

4. Memberi Kemudahan dalam Jaminan Sosial

Manfaat terakhir adalah memberi kemudahan bagi karyawan untuk mendapatkan jaminan sosial. Tanpa adanya dokumen ini, karyawan akan kesulitan dalam mendapatkan hak-hak yang sudah seharusnya ia dapat.

Surat keterangan kerja juga menjadi syarat administratif untuk beberapa hal meliputi BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, pengajuan kartu kredit, hingga pengajuan peminjaman dana di bank.

Tidak hanya berlaku untuk mendaftarkan diri dan keluarga di dalam jaminan sosial, namun surat ini juga menjadi syarat untuk mencairkan dana-dana tersebut.

Yuk, Aplikasikan Surat Keterangan Kerja yang Benar

Surat merupakan pengantar sekaligus pemberi informasi yang dibutuhkan oleh instansi tertentu. Tanpa surat yang sah, kamu akan mendapatkan kesulitan dan administrasi yang kamu usahakan bisa gagal. Salah satu surat yang penting dan berguna dalam mendapatkan jaminan sosial adalah surat keterangan kerja.

Surat ini hanya dapat terbit dari HRD perusahaan atau instansi dimana kamu bekerja. Kamu dapat memanfaatkannya untuk banyak hal seperti melamar pekerjaan, mengajukan beasiswa, mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan, hingga mengajukan pinjaman di bank.

Namun untuk menggunakan surat ini, pastikan kamu telah mendapatkan pengesahan seperti tanda tangan pejabat terkait hingga cap perusahaan. Surat yang vital ini tidak akan sah tanpa pengesah yang valid. Yuk, tulis surat keterangan dengan struktur yang benar dan jelas!

Baca Juga:
Contoh Surat Perjanjian Kerjasama untuk Berbagai Bisnis
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Sesuai Hukum
Contoh Surat Dinas Dengan Struktur yang Baik dan Benar
Contoh Surat Penawaran Barang
Contoh Surat Paklaring dan Fungsinya
Contoh Surat Permohonan Lengkap Beserta Strukturnya

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Mungkin kamu pernah mendengar atau melihat cek, namun apakah kamu memahami apa itu cek? Ketika […]

News

Di zaman yang sudah modern ini, ada begitu banyak teknologi yang dikembangkan untuk memudahkan kehidupan […]

News

Bagi sebagian orang, istilah rentenir bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di beberapa daerah, profesi […]

News

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah KPR yang berhubungan dengan cara pembelian rumah menggunakan sistem […]

News

Berbicara tentang keuangan, tentunya kamu harus hati-hati dalam menjaga dan memakainya agar tidak merugi. Ada […]

News

Dalam dunia investasi, salah satu istilah yang paling umum digunakan yakni emiten. Apa itu emiten? […]