Belajar 10 Cara Bermain Saham dan Meraih Untung bagi Pemula

Bagi kamu para pemula yang baru saja mencoba dan mengetahui apa itu saham, kamu tentunya masih harus mengorek banyak informasi sebelum melakukan transaksi. Simak yuk, 10 cara bermain saham yang pastinya kamu perlukan.

Trik Cara Bermain Saham

Pengertian Saham dan Apa Saja Keuntungannya?

Saham adalah sebuah bukti yang diberikan oleh sebuah perusahaan kepada para pemodal yang berisi nilai kepemilikan. Nah, para pemodal tersebut nantinya akan mendapatkan beberapa persen hak dari pendapatan perusahaan berupa aset dan sebagainya.

Tentunya, saham ini mempunyai banyak manfaat baik dari perusahaan itu sendiri atau dari pemodal. Bagi perusahaan yang sudah go public, artinya perusahaan membuka kesempatan masyarakat untuk menanam saham.

Perusahaan tersebut akan mendapatkan manfaat berupa akses mudah untuk menerbitkan surat hutang dan sebagainya. Sedangkan untuk para pemodal, memiliki saham pada suatu perusahaan akan menguntungkan mereka jika suatu saat nilai saham perusahaan tersebut naik.

Para pemodal juga dapat menjual lagi saham yang mereka miliki apabila membutuhkan uang. Selisih antara harga jual dengan harga beli itulah yang akan menjadi keuntungan bagi para pemodal.

Baca Juga:
Aset adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Mengenal apa itu Initial Public Offering (IPO)
Revenue adalah: Pengertian dan Perbedaannya dengan Income

10 Cara Bermain Saham

Walaupun memiliki cara kerja yang cukup mudah, namun tak sedikit pemodal yang merugi karena sedikitnya pengetahuan mereka tentang bagaimana trik bermain saham bagi para pemula. Karena itu, berikut ini 10 cara bermain saham untuk pemula agar menghasilkan keuntungan:

1. Pelajari dan Pahami Ilmu Dasar Saham

Hal pertama yang harus kamu pahami sebelum melakukan transaksi yaitu mempelajari dan memahami bagaimana ilmu dasar saham itu sendiri. Walaupun saham memiliki banyak tipe, namun untuk para pemula, biasanya mudah tergiur dengan saham yang tergolong “high risk, high return”.

Sesuai kategorinya, saham tipe tersebut memiliki kemungkinan untung yang tinggi namun bersamaan dengan hal tersebut, juga memiliki resiko yang tinggi pula. Kamu perlu menguasai strategi dan pengetahuan yang mendalam tentang jenis saham yang ingin kamu mainkan.

2. Gali Informasi dari Sumber yang Valid

Selain pada point pertama, kamu juga harus bisa menggali informasi dari sumber yang valid. Contohnya dari pengalaman-pengalaman orang yang sudah sering bermain dengan saham.

Bergabunglah dengan komunitas-komunitas terpercaya atau kamu juga bisa mengakses beberapa website yang sudah valid, misalnya seperti informasi di website Bursa Efek Indonesia.

3. Gunakanlah Modal Kamu Secara Bijak

Modal adalah “peluru” utama untuk dapat bertransaksi melalui bursa efek saham. Tentunya, modal yang kamu miliki tersebutlah yang akan kamu investasikan sehingga mendapatkan keuntungan.

Namun, yang perlu kamu ingat, keuntungan yang akan kamu miliki dalam bertransaksi saham ini jumlahnya akan berbanding lurus dengan modal yang kamu miliki.

Itulah mengapa kamu harus menggunakan modal secara bijak. Tentunya, agar tidak merugi, kamu harus berinvestasi sesuai dengan kemampuan serta memiliki kesabaran hingga tidak mudah tergiur untuk memasukkan modal ke perusahaan tanpa meneliti lebih lanjut.

4. Pilih Sekuritas dengan Biaya Transaksi Kecil

Selanjutnya, dengan memilih aplikasi atau sekuritas yang memiliki biaya transaksi kecil. Ada banyak perusahaan sekuritas atau broker saham dengan biaya transaksi beraneka ragam. Mulai dari kecil hingga besar.

Biaya transaksi saham ini artinya sebuah biaya yang diambil perusahaan atau broker saham yang kamu pilih sebagai biaya pembelian di luar saham. Biasanya biaya transaksi berkisar antara 0,19 sampai 0,30 persen dari pembelian dan penjualan saham.

5. Teliti Dalam Menghitung Pergerakan Saham

Sebagai pemodal, kamu harus bisa teliti dalam menghitung pergerakan saham dari sebuah perusahaan yang kamu kehendaki. Jangan mengandalkan insting, kamu harus selalu memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan.

Tidak semua harga saham yang turun drastis memiliki arti baik dan tidak semua harga saham yang naik drastis memiliki arti buruk dalam pertimbangan keputusan dalam pembelian.

Kamu juga harus meneliti setidaknya beberapa jam sebelumnya. Jika pada saat itu perusahaan yang sedang kamu incar memiliki pergerakan yang tidak stabil (cenderung turun) maka jangan membeli saham perusahaan tersebut.

6. Pilih Saham Pada Indeks IDX30 dan LQ45

Cara bermain saham selanjutnya yakni dengan memilih saham yang ada pada indeks IDX30 dan LQ45. Maksud dari saham perusahaan yang berada pada indeks IDX30 dan LQ45 ini yaitu perusahaan saham tersebut sudah terpercaya pada Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga:
Saham Blue Chip: Pengertian, Ciri-ciri, dan Daftarnya
Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

7. Pilih Saham Perusahaan yang Keuangannya Stabil

Berikutnya, dengan memilih saham perusahaan yang kondisi keuangannya cenderung stabil. Kamu dapat mengetahui perusahaan-perusahaan pemilik fundamental keuangan yang baik melalui riset serta membaca laporan keuangan perusahaan tersebut.

Hal ini tentu penting untuk kamu yang ingin membeli saham perusahaan itu. Karena perusahaan dengan fundamental baik, cenderung memiliki saham yang dapat menguntungkan para pemodalnya.

Baca Juga: Pengertian Laporan Keuangan, Contoh, Dan Fungsinya Untuk Bisnis

8. Beli Saham Perbankan atau Customer Goods

Berhubungan dengan cara bermain saham sebelumnya, kamu dapat memilih saham perusahaan perbankan atau perusahaan customer goods. Alasannya, karena biasanya perusahaan yang berada pada jenis perbankan dan customer goods memiliki nilai saham yang stabil.

Salah satu faktor penyebabnya yakni karena kedua jenis perusahaan tersebut selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Contoh perusahaan perbankan atau customer goods seperti perusahaan Unilever, Bank BRI, Bank BCA atau Bank BNI.

9. Ingin Menjadi Trader atau Investor

Tentukan apakah kamu ingin menjadi seorang trader saham atau investor saham. Walaupun keduanya sama-sama bertransaksi dan meraup keuntungan dari pembelian saham, namun keduanya juga memiliki perbedaan yang signifikan loh.

Seorang trader ingin meraih keuntungan dalam waktu singkat, sementara investor biasanya lebih menyukai keuntungan dalam jangka waktu panjang. Jika kamu ingin menjadi seorang trader, maka resiko yang dapat terjadi pada kamu juga akan besar.

Namun jika kamu ingin menjadi seorang investor, resiko yang mungkin terjadi akan lebih sedikit namun keuntungan yang bisa kamu ambil juga akan lama.

Baca Juga:
Trader adalah: Pengertian, Jenis dan bedanya dengan Investor
Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses
Investasi Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

10. Lakukan dan Ketahui Tentang Stop-Loss

Stop loss adalah sebuah nilai batasan yang biasanya menjadi titik jual rugi para pemodal yang sudah ditentukan untuk membatasi kerugian. Agar kerugian yang kamu alami tidak terlalu besar.

Biasanya ini terjadi karena adanya penurunan nilai pada saham suatu perusahaan yang mungkin berakibat anjloknya harga saham dari nilai beli. Sehingga menyebabkan kerugian terhadap para pemodal.

Cara melakukannya, dengan melakukan peninjauan dari emiten atau perusahaan yang bersangkutan dengan seksama. Apakah ada kemungkinan bahwa harga saham perusahaan tersebut akan naik kembali atau malah akan terus menerus turun?

Baca Juga: Mengenal Emiten

Apakah Kamu Tertarik Untuk Bermain Saham?

Itulah 10 cara bermain saham untuk pemula yang dapat kamu pahami agar dapat meraup keuntungan dari transaksi saham yang sekarang sedang populer. Semoga artikel ini dapat membantu!

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Dalam mengelola keuangan untuk kehidupan sehari-hari, tentunya tidak akan terlepas dari yang namanya risiko. Risiko […]

News

Mungkin kamu pernah mendengar atau melihat cek, namun apakah kamu memahami apa itu cek? Ketika […]

News

Di zaman yang sudah modern ini, ada begitu banyak teknologi yang dikembangkan untuk memudahkan kehidupan […]

News

Bagi sebagian orang, istilah rentenir bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di beberapa daerah, profesi […]

News

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah KPR yang berhubungan dengan cara pembelian rumah menggunakan sistem […]

News

Berbicara tentang keuangan, tentunya kamu harus hati-hati dalam menjaga dan memakainya agar tidak merugi. Ada […]