Apa Itu Spekulasi? Ini Bedanya Investasi, Trading dan Spekulasi

Spekulasi merupakan salah satu kegiatan yang kamu lakukan untuk menerka sesuatu. Dalam investasi, ini menjadi bagian yang seringkali menjadi kesalahan investor pemula. Apa itu pengertian dan juga arti sebenarnya dari spekulasi dalam dunia investasi ini? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Memahami apa itu Spekulasi

Pengertian Spekulasi

Dalam bahasa Indonesia, spekulasi memiliki arti sebuah tindakan untuk menebak apa yang akan terjadi beberapa saat di masa depan. Contohnya kamu berspekulasi bahwa beberapa menit lagi tukang siomay akan lewat di depan rumahmu.

Saat kamu berspekulasi, belum tentu hal itu akan terjadi. Bisa jadi karena tiba-tiba hujan deras, tukang siomay langgananmu tidak jadi lewat di depan rumah sehingga tidak sesuai dengan apa yang sudah kamu harapkan sebelumnya.

Dalam dunia investasi, pengertian dan arti dari spekulasi adalah kegiatan di mana kamu menebak pergerakan harga dari suatu saham. Ketika kamu berspekulasi asal-asalan tanpa melakukan analisis terlebih dahulu, maka yang kamu lakukan saat ini tidak jauh berbeda dengan judi.

Investor yang seringkali melakukan hal semacam ini biasanya merupakan investor pemula yang masih sangat kurang berpengalaman. Mereka sangat mudah goyah karena memiliki analisis yang tidak kuat.

Orang yang berspekulasi ini juga bisa disebut dengan spekulan. Apa itu? Berikut pembahasan lengkapnya!

Baca Juga:
Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses
Investasi Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya
Apa Itu Saham: Definisi, Jenis, dan Cara Membelinya

Jenis Spekulan

Seperti yang sudah ada pada pembahasan mengenai pengertian spekulasi sebelumnya, spekulan merupakan sebutan untuk orang yang berspekulasi. Dalam dunia investasi, terdapat dua jenis spekulan. Ada spekulan bullish dan ada juga jenis spekulan bearish.

Agar lebih memahami kedua jenis spekulan tersebut, berikut pembahasan lengkap yang bisa kamu simak!

1. Spekulan Bullish

Jenis yang satu ini merupakan spekulan yang mengharapkan harga dari instrumen yang mereka beli akan naik dalam waktu tertentu. Mereka mengeluarkan spekulasi semacam ini tanpa melakukan pertimbangan apapun dan hanya mengandalkan insting saja.

2. Spekulan Bearish

Sedangkan jenis yang satunya adalah spekulan bearish. Spekulan yang satu ini akan memiliki spekulasi bahwa aset yang mereka jual akan turun harganya di masa depan. Mereka akan mendapatkan untung karena bisa membeli kembali aset tersebut saat harganya sudah turun.

Namun, karena analisis yang kurang matang atau bahkan tanpa analisis sama sekali, mereka seringkali tidak memahami titik mana yang baik untuk melakukan buyback aset tersebut. Sehingga mereka hanya berspekulasi saja dan menebak-nebak titik untuk melakukan pembelian kembali.

Perbedaan Investasi, Trading, dan Spekulasi

Dalam dunia investasi, terdapat tiga jenis investor dalam mengelola dana investasi mereka. Ada yang termasuk ke dalam jenis investasi, ada juga yang trading, dan ada juga yang spekulasi.

Trading dan investasi sama-sama merupakan jalur investasi yang baik karena dilakukan dengan penuh analisis. Sedangkan berspekulasi dalam investasi merupakan hal yang harus kamu hindari.

Untuk itu, simak perbedaan yang harus kamu ketahui berikut ini!

Perbedaan Dalam Hal Perencanaan

Perencanaan menjadi hal yang paling terlihat antara spekulasi dengan trading maupun investasi.

Saat kamu melakukan trading dan juga investasi, kamu akan melakukan perencanaan sebaik mungkin. Baik dengan melakukan analisis fundamental maupun analisis teknikal. Kedua hal ini menjadi faktor yang akan membuat kamu yakin dengan perencanaan tersebut.

Sedangkan saat kamu berspekulasi, maka kamu hanya akan menebak arah pergerakan dari suatu saham saja. Tanpa ada dasar yang kuat sehingga kamu seperti layaknya berjudi.

Inilah yang membuat perbedaan sangat jelas antara kamu berspekulasi atau melakukan investasi maupun trading.

Baca Juga:
Apa yang dimaksud dengan trading
Apa yang dimaksud dengan Analisis Fundamental
Apa yang dimaksud dengan Analisis Teknikal

Perbedaan Dalam Hal Kedisiplinan

Kemudian perbedaan yang selanjutnya juga bisa kamu lihat berdasarkan kedisiplinannya. Disiplin menjadi kunci utama agar kamu bisa berinvestasi, terutama bagi kamu yang melakukan trading. Kamu harus selalu memasang stop loss maupun take profit saat melakukan trading.

Hal ini kamu lakukan agar kamu bisa mendapatkan untung di titik yang menurutmu paling tinggi dan bisa mengamankan modalmu apabila harga saham turun di titik tertentu yang sudah tidak bisa kamu harapkan lagi.

Nah, dalam spekulasi, kamu tidak akan menemukan kedisiplinan semacam itu. Saat berspekulasi, investor tidak akan memperdulikan stop loss maupun take profit. Saat sudah melewati titik tertinggi, mereka akan terus menahan saham mereka dan berspekulasi bahwa harga saham akan terus naik.

Sedangkan saat saham sudah melewati batas stop loss, mereka juga akan terus optimis bahwa saham bisa bangkit suatu saat nanti. Inilah terjadi karena mereka tidak menentukan titik tersebut dengan benar.

Sehingga bisa jadi spekulan ini akan gagal dalam mengamankan profit mereka  atau bahkan bisa terus mengalami kerugian.

Baca Juga:
Apa yang dimaksud dengan stop loss
Apa yang dimaksud dengan take profit

Perbedaan Dalam Hal Sudut Pandang

Terakhir, perbedaan terlihat dari sudut pandang yang investor berikan terhadap pasar saham. Seseorang yang melakukan investasi atau trading, akan melihat sebuah saham secara detail. Mulai dari trend, berita terkait perusahaan, laporan keuangan, dan lain sebagainya.

Sedangkan orang yang melakukan spekulasi, akan memandang pasar saham sebagai tempat untuk menebak-nebak saham mana yang akan naik.

Ini akan membuat spekulan senang saat tebakannya benar. Namun, juga membuat spekulan menjadi kapok berinvestasi saat tebakan mereka salah dan mengalami kerugian yang besar.

Baca Juga: Pengertian Laporan Keuangan, Contoh, Dan Fungsinya Untuk Bisnis

Jadi, Mau Pilih Spekulasi, Trading, atau Investasi?

Baik trading maupun investasi merupakan jalan yang baik untuk bermain di pasar saham. Dengan melakukan berbagai analisa yang matang, kamu bisa menjadi investor atau trader yang mampu meraup keuntungan besar di pasar saham ini.

Hal yang perlu kamu perhatikan, jangan pernah berspekulasi karena akan sangat merugikan dirimu sendiri. Semoga berhasil!

Baca Juga: Ini Simpanan dengan Jasa Penyimpanan Mencapai 10% Per-tahun

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Dalam mengelola keuangan untuk kehidupan sehari-hari, tentunya tidak akan terlepas dari yang namanya risiko. Risiko […]

News

Mungkin kamu pernah mendengar atau melihat cek, namun apakah kamu memahami apa itu cek? Ketika […]

News

Di zaman yang sudah modern ini, ada begitu banyak teknologi yang dikembangkan untuk memudahkan kehidupan […]

News

Bagi sebagian orang, istilah rentenir bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di beberapa daerah, profesi […]

News

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah KPR yang berhubungan dengan cara pembelian rumah menggunakan sistem […]

News

Berbicara tentang keuangan, tentunya kamu harus hati-hati dalam menjaga dan memakainya agar tidak merugi. Ada […]