Omset Adalah: Cara Menghitung dan Cara Meningkatkannya

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail agar tidak terjadi kerugian pada bisnis kamu. Tanpa perhitungan yang tepat, perusahaan maupun bisnis sebesar apapun tidak akan mengalami perkembangan bahkan berpeluang untuk bangkrut.

Selain itu, omset juga memiliki cakupan luas bahkan untuk menentukan strategi apa yang mesti kamu lakukan agar bisnis kamu mampu berkembang. Agar tidak keliru, yuk simak penjelasan tentang apa itu omset beserta jenis dan cara meningkatkannya!

Omset adalah - freepik

Apa Itu Omset?

Secara garis besar, pengertian omset adalah pendapatan secara keseluruhan yang telah perusahaan dapatkan dari hasil penjualan sebuah produk atau jasa pada periode tertentu. Jangka waktu ini mencakup periode hitungan per hari, per minggu, per bulan, hingga dengan hitungan tahun.

Namun, jumlah penghasilan ini masih kotor atau belum mengalami proses pengurangan pembayaran tertentu serta biaya-biaya lainnya yang ada dalam sebuah bisnis.

Biaya yang perlu dibayarkan dalam bisnis antara lain seperti biaya sewa kantor, biaya aktivitas operasional, gaji untuk karyawan, biaya listrik, biaya promosi pemasaran, hingga biaya retribusi kebersihan kantor.

Karena inilah arti omzet bisa disebut sebagai penghasilan kotor yang perusahaan dapatkan dari seluruh aktivitas bisnis. Selain itu, omset menjadi komponen yang sering digunakan pelaku bisnis sebagai tolok ukur angka keuntungan atau tingkat kesuksesan dalam perusahaan, padahal konsep seperti itu merupakan kesalahan.

Sebenarnya, perhitungan pendapatan kotor saja tidak dapat menjadi sebuah patokan khusus untuk menentukan keuntungan bisnis. Hal ini karena, omzet tidak bisa memberikan gambaran pasti mengenai pendapatan bersih yang telah perusahaan dapat.

Baca Juga:
Biaya Overhead adalah: Pengertian, Contoh dan Cara Menghitungnya
Profit adalah: Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya

3 Manfaat Utama Omset Bagi Sebuah Bisnis

Sebagai seorang pemilik bisnis, tentu kamu perlu mengetahui berapa pendapatan yang telah kamu hasilkan dalam suatu periode tertentu. Hal ini bukan tanpa alasan, terdapat beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan, yaitu:

1. Memahami Kualitas Produksi Bisnis

Bila pendapatan kamu cenderung tinggi, hal ini berarti kualitas serta produktivitas bisnis yang kamu kelola berada berada dalam titik yang stabil bahkan baik. Namun, jika ternyata pendapatan bisnis kamu relatif masih rendah, mungkin terdapat sebuah masalah dalam kualitas atau layanan bisnis yang kamu jalankan.

2. Menyesuaikan Pengeluaran Bisnis

Manfaat kedua dari omset yakni untuk menyesuaikan budget pengeluaran bisnis. Dengan melihat data pendapatan bisnis, dari hal ini kamu bisa menentukan apa saja yang perlu kamu atur guna keperluan pengeluaran bisnis kamu.

Pengeluaran tersebut bisa mencakup banyak hal seperti, aktivitas operasional, aktivitas produksi, pembayaran tagihan bulanan, dan lain sebagainya. Jadi, arti omset disini bisa merupakan sebuah pedoman pelaksanaan anggaran bisnis.

3. Membuat Rancangan dan Inovasi Bisnis

Setelah kamu mengetahui seluk beluk kestabilan keuangan bisnis yang kamu jalankan, tentu kamu bisa mengatur rancangan strategi agar bisnis kamu semakin berkembang.

Mengapa demikian? Karena ketika sistem keuangan bisnis stabil, kamu bisa mengatur keuangan bisnis kamu untuk penambahan budget guna keperluan branding dan inovasi bisnis.

Baca Juga: Apa Itu Inovatif, Manfaat, dan Bedanya dengan Kreatif

Namun, untuk dapat melakukan hal ini, kamu perlu memperhitungkan secara matang terlebih dahulu antara risiko, pendapatan, serta modal yang kamu perlukan agar kedepannya bisnis kamu tetap stabil.

Cara Menghitung Omset

Seperti yang telah kamu ketahui tentang apa itu omset dalam pembahasan awal, omset merupakan nominal penghasilan yang belum berkurang karena biaya operasional keseluruhan bisnis.

Jadi, kamu bisa mendapat kesimpulan bahwa rumus cara menghitung pendapatan kotor sama dengan cara menghitung total produk yang telah terjual lalu dikalikan  dengan harga jual produk tersebut.

Rumus Omset Penjualan = Jumlah total produk terjual x Harga jual per produk

Berikut adalah gambaran contoh cara menghitungnya:

Toko Angin Ribut, yang menjual produk busana muslim, mampu menjual baju muslim sebanyak 100 produk dengan jangka waktu satu bulan tepatnya pada bulan Agustus  2022. Harga jual per busana muslim tersebut adalah Rp300.000,00. Cara menghitung pendapatan kotornya adalah:

Jumlah Produk terjual x Harga Jual Produk = Omset

100 x Rp300.000,00 = Rp30.000.000,00

Jadi, pendapatan penjualan dari Toko Angin Ribut pada bulan agustus 2022 adalah sebesar Rp30.000.000,00.

Cara Meningkatkan Omset Penjualan

Berikut ini cara terbaik untuk meningkatkan pendapatan penjualan:

1. Utamakan Kualitas dan Inovasi Produk

Kualitas produk merupakan hal yang paling penting untuk meningkatkan pendapatan penjualan. Dengan mencetak produk yang berkualitas tinggi serta penuh inovasi, tentu konsumen tidak akan bimbang untuk membeli produk yang kamu jual.

Sedangkan, inovasi merupakan hal yang juga kamu perlukan untuk kelancaran bisnis kamu. Sebuah inovasi mutlak diperlukan dalam sebuah bisnis agar bisa mengalahkan pesaing dalam perang dagang.

Selain itu, inovasi merupakan cara untuk menghasilkan produk baru dengan metode atau dengan desain baru yang lebih efektif dari produk lama yang telah kamu pasarkan sebelumnya.

Bahkan, inovasi juga bisa terjadi karena adanya permintaan khusus dari pasar yang ingin mendapatkan jenis produk baru namun dengan fungsi yang beda.

Dengan produk yang berkualitas tinggi dan inovatif, maka secara otomatis bisnis kamu akan kebanjiran konsumen dan pendapatan penjualan kamu sudah pasti akan meningkat pesat.

2. Berikan Layanan Terbaik Bagi Konsumen

Cara kedua untuk meningkatkan omset yaitu dengan memberikan layanan terbaik bagi setiap konsumen pada bisnis yang kamu kelola.

Kamu tidak boleh memprioritaskan konsumen hanya karena jumlah pembeliannya yang banyak saja. Akan tetapi, kamu harus memberikan prioritas dan layanan terbaik kepada seluruh konsumen.

Mengapa demikian? Hal ini karena rata-rata konsumen akan kembali membeli produk yang kamu jual setelah merasakan pelayanan yang maksimal terlepas dari kualitas produk yang juga harus tinggi.

Jadi, atas dasar inilah pendapatan penjualan kamu bisa meningkat ketika banyak konsumen yang membeli produk kamu berkali-kali.

3. Lakukan Promosi dan Tentukan Target Pasar yang Sesuai

Untuk meningkatkan omset penjualan, kamu harus teliti dan selektif dalam menentukan target pasar. Hal ini karena, target pasar yang kamu analisis dan kamu tentukan akan mempengaruhi kinerja penjualan produk.

Selain itu, jika kamu salah menentukan target pasar yang sesuai dengan produk yang akan kamu promosikan, tentu promosi kamu tidak akan membuahkan hasil yang maksimal .

Target pasar harus kamu tentukan sesuai dengan rentang usia berapa saja, dan seberapa jauh jangkauan promosi dari target tersebut. Dengan target pasar yang tepat, tentu promosi yang kamu lakukan akan lebih optimal dan pendapatan penjualan akan meningkat dengan sendirinya.

Baca Juga: Memahami Segmentasi Pasar dan Trik Jitu Tingkatkan Omset Bisnis

4. Gunakan Media Sosial untuk Kampanye Marketing

Cara selanjutnya untuk meningkatkan omset yaitu dengan kampanye marketing di media sosial. Tentu kamu sudah mengetahui kalau saat ini media sosial bukan hanya sebuah platform untuk hiburan semata. Ya, saat ini media sosial bisa kamu manfaatkan sebagai sarana promosi produk atau brand bisnis.

Bahkan, di berbagai platform sosial media kini sudah menyediakan fitur Online Shop sebagai inovasi untuk mempermudah konsumen berbelanja suatu produk. Kamu bisa memanfaatkannya untuk memperluas promosi dan meningkatkan omset penjualan.

Baca Juga: Apa itu Kampanye Marketing

Kesimpulan

Sekian pembahasan tentang apa itu omset lengkap dengan cara menghitung dan meningkatkannya. Pada intinya, omset menjadi komponen yang harus kamu perhitungkan dengan matang agar bisnis kamu semakin berkembang.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]

News

Menghitung laba dan rugi menjadi kegiatan mutlak dilakukan oleh perusahaan atau pelaku usaha. Kegiatan ini […]