Apa Itu Kreditur? Pengertian, Peran, Jenis & Contohnya

Bidang ekonomi dan perbankan pada era modern ini sudah berkembang dengan sangat pesat. Ada berbagai macam aspek yang mendukung pergerakan ekonomi Indonesia pada masa kini, salah satunya yaitu kreditur. Apabila kamu tertarik untuk belajar lebih banyak tentang istilah tersebut, perannya, dan macam-macamnya, silakan baca artikel berikut ini.

Memahami apa itu Kreditur

Apa Itu Kreditur?

Jika kamu merupakan seorang pegawai bank atau biasa mengikuti berita finansial, kamu akan sering mendengar istilah yang satu ini.

Kreditur adalah suatu individu atau organisasi/ badan usaha yang meminjamkan uang kepada klien baik perorangan atau badan usaha yang membutuhkan uang.

Pinjaman dana tersebut dapat bertujuan mendirikan usaha atau berinvestasi. Kreditur atau pemberi pinjaman wajib mempunyai dokumen-dokumen legal atau sertifikat sebagai tanda bukti izin beroperasi.

Menurut Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan, definisi kata kreditur adalah individu atau organisasi yang memiliki hak piutang terhadap kliennya dan memiliki kesempatan untuk menagih hak tersebut di pengadilan.

Piutang itu dapat disebabkan oleh perjanjian maupun amanat undang-undang. Hak piutang tersebut berbentuk macam-macam, termasuk juga piutang kredit, dan harus ada bukti dokumen bahwa hak tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara sah.

Bila pemberi pinjaman tidak dapat menunjukkan bukti piutang yang disengketakan, atau bukti piutang tersebut ternyata palsu, maka dia bisa terkena sanksi pidana.

Baca Juga: Investasi Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

Perbedaan Debitur dan Kreditur

Beberapa orang mungkin merasa bingung terhadap istilah debitur dan kreditur karena kedua kata itu terdengar mirip. Nyatanya, kedua istilah tersebut mempunyai arti yang berbeda, kendati mereka masih terhubung dalam bidang yang sama.

Secara singkat, kreditur merupakan orang atau badan usaha yang meminjamkan uang, sementara debitur adalah orang atau badan usaha yang menerima pinjaman uang.

Pemberi pinjaman berhak untuk meminta informasi mengenai tujuan debitur meminjam dana serta melakukan intervensi andaikata kreditnya macet.

Penerima pinjaman atau debitur berhak mengajukan pinjaman uang kepada kreditur dan meminta informasi tentang jasa yang dikelola oleh pemberi pinjaman. Demi mencegah adanya kecurangan dalam aktivitas pinjam-meminjam uang, ada sebuah organisasi pengawas yaitu Otoritas Jasa keuangan (OJK).

OJK juga membantu debitur jikalau ada kreditur yang berperilaku sewenang-wenang kepada peminjam dana.

Peran Kreditur dalam Transaksi Perbankan

Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemberi pinjaman bukan hanya berdampak terhadap orang-orang peminjam uang saja, melainkan juga terhadap masyarakat luas. Peran-peran para kreditur ini diantaranya sebagai berikut:

  1. Menyediakan dana pinjaman sesuai permintaan para debitur berapapun nominal yang mereka ajukan. Pada bagian ini, kreditur akan menanyakan sejumlah informasi penting kepada debitur, seperti kemampuan debitur dalam membayar piutang dan jumlah kekayaannya.
  2. Meningkatkan jumlah pinjaman dana yang sifatnya produktif demi mengembangkan dunia usaha dan ekonomi masyarakat. Ini dilakukan untuk membuka lapangan kerja baru dan mengembangkan bisnis yang sudah ada di negara Indonesia.
  3. Menyiapkan sejumlah jalur kredit cadangan apabila ada badan usaha yang kondisi keuangannya bermasalah. Upaya ini dimaksudkan untuk mencegah badan usaha merugi atau bahkan bangkrut.
  4. Melancarkan perputaran ekonomi di negara Indonesia supaya taraf kesejahteraan rakyat Indonesia bisa meningkat. Aktivitas pinjam-meminjam uang ini akan membantu rakyat Indonesia dari segi produktif dan konsumtif.

Jenis-Jenis Kreditur

Kamu perlu ingat bahwa tidak semua orang mempunyai bisnis yang sama; setiap badan usaha punya kebutuhannya masing-masing. Oleh sebab itu, jasa pemberi pinjaman uang pun berbeda-beda jenisnya. Macam-macam kreditur antara lain:

1. Kreditur Separatis

Kreditur separatis adalah kreditur yang memiliki hak atas agunan sesuai dengan penjaminan dari debitur. Contohnya hak jaminan, hak gadai atau hak hipotik. Kreditur ini mempunya hak untuk eksekusi objek/ jaminan tanpa terjadinya situasi pailit.

2. Kreditur Konkuren

Kreditur konkuren adalah kreditur yang tidak mempunyai hak atas jaminan namun punya hak untuk menagih piutang sesuai dengan jumlah yang ada dalam perjanjian. Kreditur jenis ini menerima pelunasan paling akhir, setelah piutang preferen dan separatis diselesaikan.

3. Kreditur Preferen

Kreditur Preferen adalah kreditur yang mendapatkan hak istimewa atau hak prioritas oleh undang-undang dikarenakan sifat piutangnya. Piutang ini terkait dengan kebutuhan pembayaran para pekerja.

Contoh Kreditur di Dunia Perbankan

Mengingat keberadaan kreditur termasuk hal yang sangat penting bagi sektor ekonomi dan perdagangan, kreditur juga dibagi berdasarkan wujud organisasinya dan bentuk pinjaman yang mereka serahkan pada debitur, diantaranya:

1. Bank

Bank merupakan kreditur yang berbentuk organisasi dengan struktur yang ketat. Selain menjadi tempat menyimpan uang, bank juga mempunyai fungsi sebagai penyedia pembiayaan untuk siapa saja yang membutuhkannya.

Bank biasanya akan mensyaratkan beberapa hal kepada debitur sebelum memberikan pinjaman, baik itu dokumen legalitas badan usaha atau daftar kekayaan debitur.

Baca Juga:
Bank Umum: Pengertian, Fungsi, dan Kegiatan Usahanya
Apa itu Bank Sentral: Definisi, Tugas dan Fungsinya

2. Venture Capital

Pemberi kredit yang satu ini kebanyakan berbentuk perseorangan. Dalam venture capital, perusahaan yang mendapat bantuan pinjaman modal tergolong masih muda atau sedang dikembangkan.

Venture Capital tergolong sebagai kreditur sebab perusahaan yang didanai mendapat kewajiban mengembalikan uang setelah mereka nantinya menghasilkan profit. Hanya perusahaan-perusahaan dengan konsep yang berpotensi besar yang akan menerima uang dari venture capital.

Baca Juga: Profit adalah: Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya

3. Fintech

Inilah contoh kreditur yang banyak kalangan pebisnis muda gunakan di Indonesia. Fintech merupakan lembaga pemberi kredit yang berbasis online atau daring, sehingga semua layanannya terbilang cepat, akurat, dan mudah diakses.

Fintech mungkin tidak begitu ketat seperti bank dari sisi regulasi, tetapi tetap memiliki sejumlah hak atas modal yang dipinjamkan. Fintech tetap mendapat pengawasan dari OJK.

4. Investor

Investor yaitu sejenis partner bisnis, baik individu maupun perorangan, yang berinvestasi pada sebuah perusahaan dengan harapan mendapatkan keuntungan berupa dividen atau bunga.

Sebelum pencairan dana, perusahaan yang menerima uang dari investor nantinya berkewajiban membayar keuntungan atau saham sesuai nominal yang investor tentukan. Investasi yang investor lakukan biasanya berjangka panjang, jadi dia harus menunggu dulu sampai perusahaan berhasil meraup untung.

Baca Juga:
Investor Adalah: Pengertian, Resiko dan Tipsnya Supaya Sukses
Dividen: Pengertian, Jenis, Cara kerja dan Tipsnya
Investasi Jangka Panjang: Pengertian, Tujuan, Resiko dan Jenisnya

5. Lembaga Kredit Non-Bank

Ada pula kreditur berbentuk organisasi yang bukan bank, misalnya koperasi, jasa asuransi, dan leasing. Mereka ini dapat melayani debitur dalam hal pinjaman uang baik dengan agunan maupun tanpa agunan. Ada yang skema transaksinya berbasis bagi hasil usaha, namun ada pula lembaga yang layanannya berbasis simpanan uang untuk kebutuhan tak terduga.

Baca Juga: Ini Pinjaman dengan Bunga Rendah tanpa Jaminan

Itulah informasi lengkap tentang apa itu kreditur,  semoga pengetahuan kamu dalam bidang ekonomi dan perbankan semakin bertambah lewat artikel ini, ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Mungkin kamu pernah mendengar atau melihat cek, namun apakah kamu memahami apa itu cek? Ketika […]

News

Di zaman yang sudah modern ini, ada begitu banyak teknologi yang dikembangkan untuk memudahkan kehidupan […]

News

Bagi sebagian orang, istilah rentenir bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di beberapa daerah, profesi […]

News

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah KPR yang berhubungan dengan cara pembelian rumah menggunakan sistem […]

News

Berbicara tentang keuangan, tentunya kamu harus hati-hati dalam menjaga dan memakainya agar tidak merugi. Ada […]

News

Dalam dunia investasi, salah satu istilah yang paling umum digunakan yakni emiten. Apa itu emiten? […]