Apa Itu Kegiatan Konsumsi, Ciri-Ciri dan Contohnya

Dalam bermasyarakat, kegiatan konsumsi merupakan aspek yang tak lagi asing di telinga kamu. Hanya saja, belum semua orang mengerti arti dan contoh dari perilaku ini di kehidupan nyata. Apabila kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai aktivitas konsumsi ini, ciri-ciri, dan contohnya, simaklah artikel ini hingga selesai.

Apa itu Kegiatan Konsumsi

Apa Itu Kegiatan Konsumsi

Manusia pada umumnya telah banyak mengkonsumsi segala macam produk, baik produk yang berbentuk fisik dan non-fisik. Kendati demikian, mereka belum tentu mengetahui aspek-aspek di balik tindakan konsumsi itu.

Kegiatan konsumsi adalah tindakan memenuhi tujuan hidup seseorang dengan cara memakai dan menghabiskan nilai guna suatu produk. Produk-produk yang orang itu gunakan dapat berbentuk barang, baik mentah maupun jadi, dan jasa atau layanan non-benda. Produk tersebut dapat mereka beli atau sewa dengan harga tertentu.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa konsumsi adalah suatu perilaku manusia yang menghabiskan kegunaan suatu barang untuk memuaskan keinginannya. Perilaku tersebut dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung, selama nilai guna benda itu terpakai sepenuhnya.

Orang-orang yang melakukan aktivitas penggunaan barang dan jasa ini disebut juga dengan istilah konsumen. Konsumen inilah yang berperan sebagai pihak yang memakai barang-barang maupun jasa yang tersedia bagi mereka. Lewat tindakan konsumsi tersebut, para konsumen dapat menggerakkan roda ekonomi rakyat.

Mengapa konsumen, baik yang bentuknya perseorangan maupun kelompok, harus melakukan aktivitas ini dalam setiap kesempatan? Di bawah ini, kamu akan menemukan bahwa tujuan kegiatan konsumsi yaitu untuk:

  • Memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani seorang individu atau organisasi agar bisa terus beraktivitas.
  • Memberikan perasaan gembira dan puas dalam diri konsumen yang melakukannya.
  • Memanfaatkan kegunaan suatu produk, baik barang maupun jasa, agar mereka tidak menjadi hambur dan terbuang percuma.
  • Memajukan perekonomian masyarakat suatu bangsa dan negara demi meraih kesejahteraan.
  • Menggunakan barang dan jasa yang mereka beli sebagai sarana untuk memproduksi barang dan jasa yang berbeda.

Baca Juga: Pengertian Organisasi

Ciri-Ciri dan Perbedaannya dengan Produksi

Kamu telah membaca tentang aktivitas konsumsi, tetapi apakah kamu tahu ciri-cirinya, serta bedanya dengan produksi? Sebagai masyarakat yang sering terlibat dalam berbagai aktivitas konsumsi maupun produksi, kamu perlu tahu ciri-ciri dari kedua aspek tersebut.

Sifat-sifat dan perbedaan antara kegiatan produksi dan kegiatan konsumsi diantaranya sebagai berikut:

  • Adanya konsumen, baik individu atau organisasi, yang membutuhkan suatu produk untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Aktivitas pemakaian barang atau jasa terlaksana baik secara langsung maupun tidak langsung oleh satu atau lebih konsumen.
  • Barang atau jasa yang akan konsumen pergunakan harus tersedia bagi mereka.
  • Konsumen harus melakukan sebuah transaksi dengan produsen demi mendapatkan produk yang mereka inginkan.
  • Produk yang konsumen gunakan wajib memiliki manfaat, baik dalam wujud fisik atau non-fisik.
  • Penggunaan produk dalam kegiatan konsumsi tersebut mengurangi nilai produk dalam bentuk jumlah, ukuran, dan/atau nilai gunanya.

Setelah membaca ciri-ciri tersebut, kamu mungkin penasaran, apa-apa saja yang membedakan aktivitas produksi dan konsumsi? Ada sekurang-kurangnya empat hal yang menjadi pembeda kedua perilaku tersebut, yaitu:

  • Dalam kegiatan produksi, seorang produsen menciptakan atau menambah nilai guna pada suatu produk, sedangkan konsumen menghabiskan nilai guna produknya. Seorang pelaku konsumsi bisa juga mengolah kegunaan produk yang dia dapatkan agar menjadi benda lain yang masih memiliki nilai guna.
  • Seorang produsen bertransaksi dengan cara menjual atau menyewakan produk barang atau jasanya kepada konsumen. Sementara itu, pelaku konsumsi bertransaksi dengan cara membayarkan uang untuk mendapatkan produk kebutuhannya.
  • Aktivitas produksi harus melibatkan sumber daya berupa bahan baku pembuatan benda, tempat memproduksi barang, serta uang. Dalam konsumsi, seorang konsumen hanya perlu mengeluarkan uang saja, tidak perlu bahan baku atau tempat kecuali jika dia hendak mengolahnya menjadi barang lain.
  • Produsen biasanya melakukan aktivitas produksi barang dan jasa demi mendapatkan keuntungan finansial. Konsumen melakukan kegiatan mereka dalam rangka mencari keuntungan berupa kepuasan jasmani dan rohani.

Baca Juga:
Konsumen – Pengertian, Jenis dan Contohnya
Apa Itu Produsen? Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Contoh Kegiatan Konsumsi di Masyarakat

Ada bermacam-macam contoh aktivitas masyarakat yang berhubungan langsung dengan pemakaian barang dan jasa. Perilaku tersebut rupanya tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat biasa saja, melainkan juga di tempat kerja. Beberapa contoh nyata kegiatan konsumsi di khalayak luas seperti berikut ini:

  • Orangtua membelikan peralatan sekolah untuk anak mereka, misalnya buku, alat tulis, seragam sekolah, dan ongkos perjalanan.
  • Menggunakan aplikasi di telepon pintar untuk menghubungi jasa transportasi, baik untuk urusan perjalanan maupun pengiriman barang.
  • Membeli barang melalui aplikasi online, contohnya bahan makanan, busana, atau gawai elektronik, kemudian membayarnya lewat bank.
  • Sebuah instansi pemerintah membeli bahan baku untuk membuat jalan tol demi mengerjakan proyek nasional.
  • Sekelompok mahasiswa menyewa kamar kos sebagai tempat tinggal mereka selama beberapa tahun.
  • Seorang penumpang bus mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar ongkos perjalanan dengan naik bus.
  • Perusahaan pengembang lahan dan rumah membeli sejumlah petak tanah yang luas untuk membangun rumah-rumah KPR.
  • Berwisata menggunakan jasa travel dan memanfaatkan fasilitas seperti penginapan dan restoran untuk menikmati liburan.
  • Pabrik kendaraan membutuhkan bahan baku seperti besi, kaca, dan alat las supaya bisa memproduksi mobil atau motor.
  • Sebuah restoran memesan bahan baku makanan segar untuk kemudian mengolahnya menjadi makanan jadi yang siap dipesan.

Dan masih banyak lagi contoh kegiatan konsumsi ini di dunia nyata. Satu hal yang harus kamu ingat yaitu konsumen mengeluarkan uang demi mendapatkan barang dan jasa agar keperluan mereka bisa terpenuhi dengan baik.

Sudah Paham Tentang Kegiatan Konsumsi dan Sifat-Sifatnya?

Demikianlah artikel yang membahas mengenai aktivitas konsumsi, beserta ciri-ciri dan contohnya di kehidupan nyata. Sekarang setelah kamu tahu bahwa kegiatan konsumsi menjadi hal yang sangat penting. Semoga kamu dapat menyebarkan ilmu ini kepada masyarakat luas.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
021 50928823
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]