Apa Itu Hipotek? Ini Ciri, Jenis, dan Cara Pengadaannya

Kamu yang pernah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) mungkin pernah mendengar istilah hipotek. Istilah ini memang kurang familiar untuk masyarakat awam. Hipotek (mortgage) merupakan jaminan untuk melunasi utang yang menggunakan barang tidak bergerak.

Berkat adanya jaminan dari kreditur, proses KPR menjadi jauh lebih mudah. Membeli rumah menggunakan KPR memang sudah menjadi sebuat trend dan kebutuhan karena harga tanah yang terus membumbung tinggi.

Jika harus menunggu mengumpulkan uang terlebih dulu, maka akan sulit mendapatkan harga rumah yang lebih murah. Agar paham lebih dalam tentang hipotek, kamu bisa simak ulasan lengkap pada artikel kali ini.

Apa itu Hipotek

Apa Itu Hipotek?

Kamu sudah bisa memahami arti hipotek secara sederhana berdasarkan pemaparan singkat di atas. Namun jika ingin tahu lebih dalam, maka bisa menelusuri asal dari kata tersebut. Jika merujuk dari KBBI, hipotek yaitu suatu kredit yang diperoleh dengan memberikan jaminan.

Jenis jaminan yang masuk kriteria yaitu aset tidak bergerak seperti apartemen, rumah, tanah, bangunan, ruko, dll. Sedangkan pengertian dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yaitu instrumen utang yang diberikan oleh peminjam kepada pihak yang memberikan pinjaman.

Mengingat instrumen utang ini memiliki nilai yang sangat besar, maka bisa untuk pinjaman jangka panjang seperti membeli tanah atau rumah. Agar bisa memiliki rumah secara resmi, maka peminjam wajib melunasi mortgage dan juga bunga yang sudah ditetapkan.

Sebaliknya, apabila kreditur mengalami kendala dan tidak bisa melanjutkan pembayaran, maka jaminan yang digunakan tidak bisa ditarik kembali. Hipotek akan sah menjadi hak milik pemberi pinjaman.

Baca Juga:
Apa Itu KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Bunga dan Syaratnya?
Mengenal OJK, Tugas, Fungsi dan Wewenangnya

Ciri Hipotek

Guna memperjelas pemahaman pembahasan ini, kamu bisa mengetahui ciri-cirinya di bawah ini:

1. Ondeelbaar

Ciri pertama yang perlu untuk kamu kenali yaitu bersifat ondeelbaar. Hipotek ini digunakan secara sepenuhnya sehingga tidak bisa dibagi. Dengan demikian, semua benda yang masuk dalam daftar mortgage menjadi jaminan atas utang atau kredit.

Meskipun kamu sudah membayar sebagian utang, hal ini tetap tidak bisa menghapus hak jaminan tersebut. Untuk mendapatkan hak keseluruhan mortgage, maka harus melunasi semua utang terlebih dahulu.

2. Accecoir

Mortgage bukan merupakan perjanjian pokok, melainkan sebagai perjanjian tambahan. Saat membuat perjanjian tambahan itu sendiri bisa didasarkan atas perjanjian pokok dalam utang-piutang.

Baca Juga: Maksud Perjanjian Tambahan (Accessoir)

3. Verhalsrecth

Keberadaan jaminan hanya memiliki fungsi sebagai instrumen pelunasan utang saja. Dengan demikian, pihak yang memberikan pinjaman tidak mempunyai hak atas aset tersebut. Namun, ketentuan ini bisa berubah apabila kreditur membuat perjanjian, bahwa pihak yang memberikan pinjaman boleh menjualnya.

Jenis-Jenis

Hipotek adalah instrumen utang yang mempunyai beberapa jenis. Di bawah ini adalah jenis-jenis yang wajib untuk kamu ketahui:

1. Kredit Balon

Jenis jaminan yang pertama yaitu kredit balon. Istilah ini merujuk seperti bentuk balon yang semakin akhir akan semakin membesar. Jika kamu menggunakan jenis kredit balon, maka pembayaran cicilan awal mulai dari nominal kecil. Selanjutnya, jumlah cicilan akan terus membesar hingga angsuran selesai.

Kamu yang mempunyai rencana untuk menjual properti akan lebih cocok menggunakan kredit balon. Sebaiknya, proses penjualan segera dilakukan sebelum habis masa pinjaman.

Bagi kamu yang tidak ingin menjualnya, maka harus mengeluarkan biaya lagi untuk menempatinya. Mengingat hipotek menjadi persyaratan penting dalam mengajukan kredit, tentu harus cermat memilihnya. Jenis mortgage ini cukup berisiko, pastikan kamu sudah memikirkannya matang-matang.

2. Suku Bunga Tetap

Saat mengajukan pinjaman, kamu akan diwajibkan untuk membayar bunga pinjaman tersebut. Nah, kamu bisa memiliki jaminan suku bunga tetap karena lebih stabil. Jumlah bunga yang harus kamu bayarkan saat cicilan awal hingga selesai akan terus sama.

Kamu bisa mendapatkan kesempatan memilih jenis mortgage suku bunga tetap apabila mengajukan kredit dalam jangka panjang. Jangka angsuran yang tersedia yaitu hingga 30 tahun. Tenor panjang ini tentu akan semakin memudahkan kamu dalam membayar cicilan.

Baca Juga: Pengertian Suku Bunga dan Jenis-jenisnya

3. Adjustable Rate Mortgage (ARM)

Jenis mortgage yang terakhir yaitu ARM yang merupakan kebalikan dari suku bunga tetap. Hipotek ini menetapkan pembayaran suku bunga yang berubah-ubah. Hal ini tentu memberikan keuntungan dan kerugian pada peminjam.

Saat suku bunga turun, kamu akan untung karena tidak perlu membayar bunga yang besar. Namun sebaliknya, apabila suku bunga naik maka jumlah bunga yang harus kamu bayar juga mengalami kenaikan. ARM hipotek menjadi pilihan apabila jenis kredit yang kamu ajukan dalam jangka pendek.

Cara Pengadaannya

Aturan mengadakan jaminan ini termuat dalam undang-undang KUH Perdata pasal 1171. Dengan demikian, kamu tidak langsung bisa serta merta membawa surat kepemilikan bangunan kepada pihak pemberi pinjaman.

Kamu bisa datang ke kantor PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) setempat. Siapkan dokumen atau berkas yang diperlukan untuk mengurus proses tersebut.

Adapun beberapa pihak bisa menjadi PPAT. Pihak-pihak tersebut antara lain notaris, camat, dan orang lain yang sudah mendapat mandat dari Mendagri sebagai PPAT. Proses pengadaan ini biasanya tidak memerlukan waktu lama jika kamu sudah menyiapkan semua dokumen yang diperlukan.

Kesimpulan

Sekian pembahasan lengkap mengenai mortgage atau hipotek. Berdasarkan ulasan di atas, kesimpulan singkatnya adalah instrumen ini penting untuk mengajukan permohonan KPR. Selain itu, instrumen utang ini juga mempunyai beberapa jenis yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.

Penulis:

News
Butuh informasi mengenai layanan atau event kami?
150210
Senin–Jumat, 09:00–18:00
Berita Terkait

News

Bagi yang ingin mulai berinvestasi, sekuritas merupakan sebuah elemen penting agar kegiatan penanaman modal yang […]

News

Membuat laporan memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan besar atau pelaku usaha. Kamu yang […]

News

Dalam setiap aktivitas jual beli, uang kartal menjadi alat transaksi pembayaran yang sangat mudah penggunaannya […]

News

Akuntabilitas merupakan sebuah pertanggungjawaban organisasi atas tindakan, produk, keputusan, dan kebijakan pada administrasinya. Arti akuntabilitas […]

News

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah bisnis, omset menjadi hal yang perlu kamu perhitungkan secara detail […]

News

Bagi kamu yang menjadi pebisnis dan ingin mengembangkan perusahaannya di masa depan, ekspansi bisnis merupakan […]